Cloud Hosting Indonesia


JURNALPEMALANG.CO.ID
- Kodim 0725/sragen kembali menggelar serbuan vaksinasi untuk masyarakat umum non karyawan untuk ke 7 kalinya. Vaksinasi seperti biasa digelar di aula guyub rukun Makodim Sragen. Vaksinasi melibatkan vaksinator dari Poskes Pratama Kartika 25 Sragen. Hari ini Kodim Sragen menyiapkan 500 dosis vaksin sinovac, Senin 26 Juli 2021. 


Peserta vaksin kian hari kian bertambah peminatnya, peserta yang membludak membuat Kodim kewalahan melayani permintaan vaksin. Untuk mengantisipasi maka pendaftaran vaksin melalui Babinsa di wilayah masing masing, sehingga tidak ada warga yang datang sendiri sehingga mengakibatkan membengkaknya quota vaksin.


"Proses vaksinasi akan terus kami lakukan selama persediaan vaksin masih ada, bagi masyarakat Sragen yang mau mendaftar silahkan hubungi Babinsa di wilayah tinggal masing masing, dengan cara itu kita tetap bisa membatasi peserta vaksin guna menerapkan protokol kesehatan secara maksimal," kata Letkol Inf Anggoro.


Lebih lanjut Dandim Sragen tersebut meminta masyarakat Sragen agar bersabar menunggu jatah vaksin sembari berdoa semoga pasokan vaksin dari pemerintah bisa lancar, sehingga seluruh warga Sragen bisa tervaksin seluruhnya. Menurut Dandim pihaknya sampai hari ini sudah menghabiskan 3.857 dosis vaksin sinovac.


Senada dengan Dandim Sragen, Kaposkes Pratama Kartika 25 Sragen Lettu ckm drg. Willy mengatakan bahwa personil vaksinator yang terbatas juga menjadi pertimbangan sehingga peserta vaksin juga dibatasi agar dapat menjalankan protokol kesehatan secara maksimal.(*)


Editor : Oji

JURNALPEMALANG.CO.ID – Presiden Joko Widodo telah mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, dimana sejumlah daerah akan kembali menerapkan PPKM level 4 sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang.


Menyikapi hal tersebut, Polres Pekalongan tetap meningkatkan ops yustisi pembagian masker serta patroli imbauan prokes di wilayah hukumnya.


Kapolres Pekalongan AKBP Darno melalui Kasubbag Humas AKP Akrom menyampaikan pihaknya bersama instansi terkait akan terus melakukan upaya guna memutus rantai penyebaran Covid-19.


“Kita akan tingkatkan ops yustisi maupun patroli imbauan prokes di wilayah hukum Polres Pekalongan sebagai upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya, Senin (26/07).


Akrom menambahkan selama PPKM darurat ini, Polres Pekalongan juga memprioritaskan dalam percepatan vaksinasi dan juga penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19.


Lebih lanjut, Akrom mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. (*)


Editor : Eva A


JURNALPEMALANG.CO.ID
– Bertempat di halaman Mapolres, Kepolisian Resor Pekalongan menggelar apel konsolidasi Ops Mantap Praja Candi 2020, Senin (26/07).


Apel yang dipimpin Kapolres Pekalongan AKBP Darno dihadiri oleh Wakapolres Pekalongan Kompol I Ketut Tutut, Pabung Kodim 0710 Kapten Inf. Nurkhan, para Kabag, Kasat, Kasi, Kasubag dan Perwira Staf, Kapolsek jajaran, Kabud Prakes Dishub Kab. Pekalongan serta Kasi Penindakan Satpol PP Kab. Pekalongan.


Kapolres dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tahapan Pilkada Kab. Pekalongan telah selesai memasuki tahap inti yaitu pelantikan Bupati  dan  Wakil  Bupati  terpilih  periode  2021-2026.


“Dalam hal ini Polri, TNI, Linmas dan personil pendukung lainnya telah melaksanakan semua tahapan rangkaian Pilkada 2020 dengan aman dan kondusif,” tuturnya.


AKBP Darno juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara Pemilukada 2020 maupun satuan atas serta TNI yang telah ikut serta membantu Polres Pekalongan dalam melaksanakan pengamanan Pilkada tahun 2020. 


“Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kab. Pekalongan karena telah mendukung anggaran guna pengamanan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan tahun 2020,” tambahnya.


Kapolres sebagai bagian dari Forkompimda Kab. Pekalongan mengajak seluruh elemen dan stakeholder di Kab. Pekalongan, untuk menjaga kondusifitas pasca pelantikan Bupati dan Wakil  Bupati  Pekalongan. 


“Dan sekarang ini, kita dihadapkan pada pandemi COVID-19 yang belum selesai dengan skala prioritas kita percepatan vaksinasi dan penyaluran bansos sebagai dampak dari penerapan PPKM Darurat menjadi PPKM level 4 bagi seluruh warga masyarakat Kab. Pekalongan,” ungkapnya.


Terkait dengan PPKM Darurat diperpanjang sampai tanggal 02 Agustus 2021, untuk wilayah Kab. Pekalongan masih dalam level 3.


Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa untuk para pedagang kaki lima sudah ada kelonggaran dalam berjualan, boleh makan ditempat tetapi dibatasi waktu 30 menit.


Kapolres juga akan berkoordinasi dengan Disperiondakop Kab. Pekalongan untuk ketentuan selanjutnya. (*)


Editor : Eva A


EMSATUNEWS.CO.ID
, BREBES – Petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Dishub Kabupaten Brebes, masih eksis melakukan operasi penyekatan terpadu kendaraan bermotor yang melintas di jalur Jalan Raya Pantura maupun pintu Tol, Senin (26/7/2021).


Disampaikan Kapten Arhanud Suryadi SH, Pasi Ops Kodim 0713 Brebes, untuk di jalur Pantura penyekatan dilakukan di Terminal Truk Kecipir, sedangkan untuk di Tol yaitu di Brebes exit Tol timur.


“Untuk kendaraan luar kota, petugas gabungan memeriksa surat-surat keterangan kesehatan perjalanan (rapid antigen dan vaksinasi Covid-19). Petugas akan memutar balik kendaraan jika tidak dilengkapi surat keterangan itu,” terangnya.


Sanksi push up juga diberikan sebagai efek jera bagi pengendara sepeda motor yang tidak memakai masker.




Upaya itu untuk menekan penyebaran virus corona selama pemberlakuan PPKM Darurat level 4.


“Kegiatan penyekatan itu bertujuan untuk mengurangi mobilisasi kendaraan yang masuk ke wilayah Jateng dari Jabar melalui Jalur Pantura dan Tol,” sambungnya.


Petugas mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan untuk sementara waktu tidak bepergian ke luar kota selama pemberlakuan perpanjangan PPKM Darurat sampai 2 Agustus 2021 mendatang untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19. (*)


Editor : oji

JURNALPEMALANG.CO.ID - Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo memantau sekaligus menyalurkan langsung bantuan sosial dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jum'at (23/7). 

Penyaluran bantuan tersebut dilakukannya di agen penyalur BPNT 'Anafi' di Desa Pendowo didampingi oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Slamet Masduki, Camat Bodeh Mubarok Ahmad, Kapolsek Bodeh AKP. M. Rofik, Danramil 06/Bodeh Kapten Supardi, dan Direktur BUMDes Bersama Bodeh Jaya Eko Supriyanto.

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo menyampaikan informasi dari Kepala Dinas Sosial Pemalang, bahwa penyaluran BPNT pada tahun ini akan ada penambahan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima 14 kali bantuan dalam setahun. 

"Memang tidak semua sama. Dalam artian ada yang menerima BPNT, PKH, dan BST. Tambahan 14 kali dalam setahun tersebut hanya di program BPNT, dan untuk yang BST nanti ada tambahan 10 kilogram beras setiap penerimanya," kata Bupati Agung usai menyalurkan BPNT kepada perwakilan warga Desa Pendowo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Agung meminta kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan karena saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pemalang sekarang ini masuk level 3. Hal itu sesuai dengan Inpres yang diterimanya.

Bupati Agung berharap penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Pemalang dilakukan bersama-sama, saling membantu dengan menyisihkan sebagian penghasilan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Nantinya saya berharap banyak saudara kita yang menyisihkan rezekinya untuk membantu warga Pemalang yang terdampak sehingga bisa meringankan beban mereka," ujar Agung.

Sementara, Direktur BUMDes Bersama Bodeh Jaya Kecamatan Bodeh, Eko Supriyanto menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo yang telah menyempatkan waktunya untuk memantau secara langsung penyaluran BPNT di Kecamatan Bodeh.

BUMDes Bersama Bodeh Jaya sebagai Supplier program BPNT menyambut baik program pemerintah yang akan menyalurkan BPNT sebanyak 14 kali dalam tahun ini bagi keluarga penerima manfaat dimasa pandemi Covid-19.

"Kami akan berikan yang terbaik, sesuai pedoman umum BPNT bagi KPM," kata Eko.

Selain itu, menurut Eko, BUMDes Bersama Bodeh Jaya melalui agen penyalur dalam penyaluran BPNT tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

"Kami atur waktunya pada saat pengambilan BPNT, sehingga tidak menimbulkan kerumunan pada saat pengambilan komoditas BPNT, " tandasnya.(Sasongko)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Bertempat di halaman SMP Muhammadiyah terpadu Ponpes MBS Moga, Pimpinan Muhammadiyah Kec. Moga menyelenggarakan penyembelihan dan pembagian daging kurban pada Hari Iduladha tahun 1442 H/2021 M, Selasa (20/7/2021).

Menurut Ustad. Sobirin salah seorang pimpinan Muhammadiyah Moga, pada tahun ini pelaksanaan penyembelihan kurban disesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19, diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan ditempat yang tertutup bagi masyarakat umum, karena menghindari kerumunan untuk menjaga terjadinya penyebaran penularan virus Covid-19.

Daging qurban tahun ini akan dibagikan kepada warga dan simpatisan persyarikatan serta warga masyarakat sekitar .

Dengan pembagian daging kurban ini, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Moga ustad Asikin Bahroni berharap bisa meringankan kesulitan warga masyarakat yang terdampak pandemi sekarang ini, baik yang terpapar maupun yang tidak terpapar Covid-19.
Paling tidak bisa menambah asupan gizi masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatannya.

Pada penyembelihan kurban  tahun ini, terkumpul 7 ekor sapi, dan 13 kambing di ranting selatan, akan dibagikan dengan langsung mengirimkan ke warga masyarakat guna menghindari kerumunan di tempat pelaksanaan .

Ditambahkan pula oleh ustad Abdurohman (pimpinan ranting selatan) bahwa penyembelihan kurban PCM Muhammadiyah Moga selain dilaksanakan di ranting selatan, dilaksanakan juga di ranting Utara di rumah Azam Moga yang diperkirakan terkumpul 3 ekor sapi dan 8 ekor kambing, bahkan terkadang bisa bertambah selama pelaksanaan.

Panitia Iduladha dan Kurban PCM Muhammadiyah telah berusaha memenuhi aturan yang ditetapkan pemerintah dan Pimpinan Persyarikatan, termasuk himbauan penyelenggaraan sholat Iduladha yang dilaksanakan di rumah warga, dan tatacara penyembelihan serta pembagian daging kurban yang memperhatikan dan mewaspadai penyebaran Covid-19, dengan prokes yang ketat.(tuko chaeron)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Sehubungan dengan rencana Pemerintah yang akan memperpanjang kebijakan PPKM Darurat, elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemalang Raya (Ampera) menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut :

1. Meminta kepada Pemerintah Pusat untuk meninjau kembali dan membatalkan kebijakan perpanjangan PPKM Darurat mengingat saat ini masyarakat makin dalam kondisi terhimpit dan kesusahan akibat kebijakan PPKM Darurat yang diberlakukan sejak 3-20 Juli 2021 besok. Bahkan, masyarakat sudah dalam kondisi terpuruk secara ekonomi sejak pandemi Covid-19 terus mewabah negeri ini.
2. Pemberlakukan PPKM Darurat tanpa solusi semakin membuat kondisi masyarakat terpuruk. Puluhan ribu bahkan ratusan ribu warga di Kabupaten Pemalang terancam tidak mampu lagi bertahan hidup dan kekurangan pangan akibat pembatasan aktivitas termasuk dalam mencari nafkah.
3. Jika pada akhirnya diperpanjang, maka Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Daerah sesegara mungkin mencarikan solusi bantuan sosial pangan warga yang terdampak akibat kebijakan PPKM Darurat.
Meminta agar Bupati Pemalang, Agung Mukti Wibowo untuk sesegera mungkin memprioritaskan kebijakan dengan mencarikan solusi bagi warga yang terdampak, yakni dengan memberikan bantuan sosial yang bersumber dari APBD Pemalang ataupun sumber-sumber lain untuk meringankan beban warga.
5. Pengetatan protokol kesehatan dan patroli PPKM Darurat dilakukan secara humanis dan manusiawi, melalui pendekatan sosial baik secara langsung oleh Bupati maupun jajaran pemerintahannya hingga tingkat kelurahan/desa dibantu oleh TNI/Polri.
6. Melakukan sosialisasi dan dialog secara masif terhadap kondisi darurat kesehatan yang terjadi baik melalui forum terbatas maupun menggunakan perangkat di jajaran pemerintahan hingga tingkat kelurahan/desa secara langsung kepada warga.
7. Memprioritaskan warga yang sedang terkena Covid-19 dan diharuskan untuk melakukan Isolasi Mandiri dengan memberikan bantuan pangan serta bantuan kesehatan termasuk pemberian vitamin. Karena dari fakta yang ditemukan di lapangan, sebagian besar warga yang sedang menjalani isolasi mandiri tidak mendapatkan bantuan apapun. Padahal kondisi mereka yang sedang sakit dan diharuskan untuk tidak keluar rumah sangat membutuhkan bantuan.
8. Meminta kepada Pemerintah Daerah untuk menyampaikan informasi secara cepat dan masif kepada publik terkait kondisi Covid-19 di Kabupaten Pemalang, dari jumlah penderita, meninggal hingga tingkat kesembuhan serta menyampaikan informasi kepada publik tentang hasil dan dampak dari pemberlakukan PPM Darurat. Masih sama, meningkat atau mengalami penurunan?
9. Meminta kepada Bupati dan jajaran pemerintahannya untuk berdialog secara langsung dan terbuka atas kondisi darurat kesehatan yang saat ini terjadi. Dialog secara terbuka penting dilakukan agar tidak muncul aksi atau kegiatan yang bisa berdampak pada kondusifitas Pemalang saat ini dan agar publik secara terbuka tahu dan paham solusi seperti apa nantinya. akan diberlakukan oleh Bupati beserta jajaran pemerintahannya untuk warga yang saat ini terdampak. 

Demikian Siaran Pers dan Pernyataan Sikap ini disampaikan. Dengan harapan, ada solusi yang terbaik untuk Kabupaten Pemalang agar tidak terus menimbulkan keresahan, kegelisahan dan ketidak-pastian di kalangan masyarakat.*

Kontributor : Yus

JURNALPEMALANG.CO.ID - Sekitar 1000 orang hadir untuk divaksin pada Serbuan Vaksinasi yang digelar Lanal Tegal bersama TNI/Polri dan Pemda Pemalang  di Gedung SMAN 01 Pemalang, Minggu (18/7) pagi. 

Letkol Mar Ridwan Azis Mtr. Hanla CHRMP selaku Danlanal Tegal mengatakan kegiatan Serbuan Vaksinasi tersebut dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19, di Kabupaten Pemalang. 

Ridwan menjelaskan proses kegiatan pemberian vaksinasi dosis pertama  tersebut dilakukan oleh Tim Kes Polri Polres, Petugas tensi, Nakes Puskesmas Mulyoharjo dan Nakes Puskesmas Kebondalem dengan melalui 4 tahapan  (Registrasi, Srining, Vaksinasi dan Observasi).

"Kegiatan vaksin ini, kami mentarget 1000 Orang dengan sasaran murid SMAN 01 Pemalang yang memiliki jumlah total 1091 siswa dan yang dapat divaksin 661 siswa, sisanya belum siap maupun tertunda divaksin," jelasnya.

Sementara kegiatan tersebut  dihadiri Danlanal Tegal, Kapolres, Wakapolres, Kabagren Polres Pemalang, Pasiops Kodim 0711/ Pemalang, Kepala sekolah SMAN  01 Pemalang, 
Tim Dukes TNI /Polri, Jajaran  Puskesmas Kebondalem, Para Guru pendamping dan siswa  SMAN 01 Pemalang berlangsung aman dan lancar.( ragil/imam)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Guna mempercepat program vaksinasi nasional, Kodam IV/Diponegoro mengadakan kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Markas Koramil Moga pada Sabtu (17/7/2021).

Kegiatan itu sebagai sebagai bukti kepedulian TNI dalam program percepatan pemberian vaksinasi untuk masyarakat guna pencegahan Covid-19.

Danramil Moga Kapten TNI Irwan menjelaskan bahwa kegiatan vaksin di wilayah Koramil Moga telah dilaksanakan 2 hari ini, yaitu di  Komplek Pondok Pesantren Al Falah dan sekarang di SMK Al Falah. Cukup banyak masyarakat yang hadir, kebanyakan dari masyarakat usia sekolah tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), walaupun ada masyarakat umum yang mengikuti vaksin, namun jumlahnya tidak banyak.Masyarakat umum mayoritas yang belum pernah mengikuti vaksin.

Menurut Kapt Irwan, program ini diharapkan dapat memenuhi target 400 sampai 500 vaksin per hari dapat tersalurkan, dalam waktu 5 hari kedepan sebagai upaya dan usaha pencegahan semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19.

Sementara salah satu penerima vaksin Winarti Susilowati mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat senang dengan kegiatan vaksinasi oleh TNI Koramil Moga yang bekerja sama dengan Puskesmas Banyumudal di SMK Al Falah  ini."Sebab pelayanannya tertib dan cepat , dan berharap agar pandemi covid ini segera berlalu," ujarnya.

Kegiatan vaksinasi ini memang diharapkan dapat membantu percepatan pencegahan laju penyebaran virus Covid-19.(Tuko chaeron)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Guna mendukung percepatan program vaksinasi nasional, Polres Pemalang melakukan berbagai terobosan. Salah satunya adalah membuka gerai vaksin TNI Polri di SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan, Sabtu (17/7/2021).


Cara ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan vaksin Covid-19. Seperti gerai vaksin TNI-Polri di sekolah tesebut dengan sasaran 850 siswa. Ratusan siswa dan sebagian masyarakat umum antusias mendatangi gerai vaksin yang sengaja digelar di SMK Al Khoiriyah.Mereka datang satu persatu sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Hal itu dilakukan, karena untuk menghindari krumunan sesuai Protokol Kesehatan (Prokes).



Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo melalui Iptu Joko Sri Hartono selaku Perwira Pengendali (Padal) Vaksinasi Presisi mengatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan pelaksanaan vaksinasi hari yang ke dua di sekolah.


"Kemarin vaksinasi di SMA Negeri Petarukan dan sekarang di SMK Al Khoiriyah, hari ini Gerai Vaksinasi TNI-Polri di Pemalang ada di tiga sekolah yaitu pertama di sekolah ini (SMK Al Khoiriyah Petarukan ), kedua SMA Negeri 3 Pemalang dan ketiga SMA Negeri Bantarbolang," kata Itpu Joko Sri Hartono.


Ia berharap dengan adanya vaksinasi ini, pandemi segera berakhir.


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengungkapkan bahwa semua masyarakat Pemalang harus mendapatkan vaksin.Karena itu untuk mengejar target tersebut Pemerintah Daerah bekerja sama dengan TNI-Polri bersama Kejaksaan Negeri Pemalang melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah melalui 'Gerai Vaksin TNI-Polri'.


"Kita bersama TNI-Polri,  bersama Kejaksaan Negeri dan semua elemen masyarakat, kita kejar biar semuanya bisa tervaksin," kata Mansur Hidayat saat meninjau kegiatan vaksinasi di SMK Al Khoiriyah Petarukan.


Mansur berharap pandemi segera hilang dari Indonesia dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara normal kembali berjalan.



Sementara Kepala Sekolah SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan H. Mu'tamar, S.Ag, S.Pd.I, S.Ud, MSI menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah memberikan kesempatan vaksinasi terhadap siswanya.


"Kami sangat bersyukur dan terima kasih karena telah mendapatkan kesempatan yang kedua diprogram vaksinasi TNI-Polri sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk mensukseskan program
vaksinasi, yang akhirnya nanti menjadi kesempatan persiapan new normal live," kata H. Mu'tamar ketika ditemui di ruang kerjanya.


Ia berharap siswa siswinya antusias mengikuti vaksin dan semuanya bisa mengikuti sebanyak 850 siswa.


"Mudah-mudahan setelah anak-anak divaksin menjadi lebih kebal, lebih sehat sehingga untuk menghadapi PTM (Pembelajaran Tatap Muka) normal benar-benar menjadi siap di masa-masa yang akan datang," ujar Tamar panggilan akrabnya.


Ia menyebutkan bahwa hal itu merupakan programnya Presiden Joko Widodo untuk suksesnya vaksinasi nasional, karena itu dia menghimbau kepada masyarakat sekolah bahwa mengikuti program pemerintah adalah cara berislam yang baik."Mudah-mudahan manfaat, barokah dunia akhirat," pungkasnya.


Perlu diketahui bahwa kegiatan vaksinasi di SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetya, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Irvan Cristian Tarigan dan Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Roy Rovalino Herudiansyah, SH,  MH.(fah)


JURNALPEMALANG.CO.ID – TNI Kodim 0713 Brebes kembali menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat selama sepekan dengan sasaran potensial cluster.

Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan mengatakan, kegiatan vaksinasi merupakan serbuan vaksinasi dari pihak TNI dengan sasaran potensial cluster Covid-19 pabrik dan masyarakat setara pabrik agar mereka juga bisa mendapatkan manfaat vaksin sehingga mengurangi mobilitas masyarakat ke Puskesmas untuk vaksinasi, Jum'at (16/7).

Dikatakan Haikal pihaknya berkolaborasi dengan pabrik tersebut untuk pengadaan 6.800 dosis vaksin bagi karyawan dan masyarakat sekitar pabrik, dimana pelaksanaannya dilakukan selama 5-6 hari kedepan dengan melibatkan 5 tim vaksinator dari beberapa Puskesmas dan Klinik Pratama Kartika 13/Brebes.

Selain pabrik, sasaran vaksinasi selanjutnya yaitu universitas, pesantren, dan juga sekolah-sekolah tinggi atau akademi-akademi yang ada di Brebes.

Lanjut Haikal serbuan ini bertujuan mendongkrak angka vaksinasi masyarakat Brebes yang tercatat baru mencapai angka 0,6 % atau 125.000 jiwa.

“Kita berharap angka itu naik menjadi 10 persen dan bahkan meningkat terus kedepannya,” pungkas Haikal.

Sementara  Presiden Direktur PT. BIG (Bintang Indokarya Gemilang), Budiarto mengatakan bahwa vaksinasi sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan tercapainya immunity khususnya bagi karyawannya.

“Kita menyambut baik dan berterima kasih atas upaya pemerintah, TNI, dan Dinas Kesehatan, atas vaksinasi karyawan kita,” ujarnya mengapresiasi.

Ia menegaskan bahwa karyawannya yang divaksin adalah benar-benar telah memenuhi syarat kesehatan.- (aan/imam)

Powered by Blogger.