Cloud Hosting Indonesia

JURNALPEMALANG.CO.ID - Guna lebih mendekatkan diri dengan semua elemen masyarakat, Polsek Comal kembali gelar acara ngopi bareng bersama Kapolsek Comal. Kali ini bertempat di Desa Kandang, setelah sebelum-sebelumnya juga telah dilaksanakan di desa yang lainnya.

Selasa malam (26/10) bertempat di Balai Desa Kandang, sejak pukul 20.00 WIB masyarakat sudah berkumpul di pendopo desa. Hampir semua elemen masyarakat hadir dalam acara ini. BPD, LPMD, RT, RW, tokoh agama serta tokoh masyarakat lainnya. 

Kades Kandang Muhtadin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Comal yang telah mendekatkan diri dengan masyarakat Desa Kandang. Tidak lupa juga Muhtadin meminta bantuannya terkait Vaksinasi agar warga masyarakat Desa Kandang bisa mendapat pelayanan vaksin. 

Acara berjalan dengan penuh canda tawa tetapi tetap dalam suasana yang kondusif. Kapolsek Comal AKP Heru Irawan dalam sambutannya tidak lupa memperkenalkan diri dihadapan masyarakat Desa Kandang bahwa sekarang menjabat Kapolsek Comal. Selanjutnya Kapolsek juga mengingatkan kepada warga untuk mendukung percepatan vaksinasi. "Monggo kepada warga masyarakat Desa Kandang yang belum vaksin bisa datang di gerai vaksin kami, bagi yang tidak sempat siang hari karena kesibukan pekerjaan pun bisa hadir setiap hari sabtu kami ada pelayanan si sambeng," ujarnya.

Acara demi acara berlangsung dengan lancar, namun yang membuat menarik ngopi bareng kali ini adalah pada saat sesi tanya jawab. Hujan pertanyaan datang dari masyarakat, ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin kritis serta begitu dekat dengan Polri. 

Pertanyaan warga begitu variatif, dari soal program desa, infrastruktur sampai kepada pemahaman mengenai hukum.
Satu persatu pertanyaan dijawab langsung oleh para narasumber membuat semakin terlihat keakraban antara masyarakat dengan pihak pemerintah beserta Polri.

Kedepannya, Kapolsek berharap pada warga masyarakat agar bersama-sama menciptakan kondusifitas kamtibmas. Jangan ragu untuk melapor ke Polsek jika memang membutuhkan bantuan . "Kami selalu siap melayani warga masyarakat , mari kita ciptakan kondusifitas kamtibmas" pungkasnya.(yus)


JURNALPEMALANG.CO.ID -
Senin , 25 Oktober 2021, sejumlah sekolah jenjang SD/MI di Gugus Banyumudal KWK Moga melaksanakan gladi  Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) mandiri online.


Pelaksanaan ANBK tersebut dilaksanakan secara online mandiri di 2 titik yaitu di SDN 02 Banyumudal dan SDN 05 Banyumudal. Adapun peserta ANBK adalah siswa kelas 5 masing masing SD maksimal 30 siswa.


ANBK ini dilaksanakan dalam rangka pemetaan mutu sistem pendidikan pada satuan pendidikan dasar dan menengah, melalui beberapa instrumen pertanyaan disampaikan pada peserta ANBK.




Menurut Khumedi, S.Pd penanggung jawab ANBK di Gugus Banyumudal Moga menyampaikan bahwa tahapan kegiatan sudah diawali dengan simulasi tanggal 21 dan 22 Oktober, dan hari ini s.d 2 Nopember  2021 adalah tahapan Gladi ANBK.


Pada hari pertama gladi ini banyak mengalami kendala terutama koneksitas internet dan server eror, sehingga kelambanan dan kegagalan peserta dalam penyelesaian ANBK , hal ini terjadi pada sesi pagi .


Meskipun pada sesi 1 jam 8.00 s.d 10.30 banyak mengalami kendala, namun pada sesi ke 2  pukul  13.00 siang ada kemajuan banyak siswa yang selesai dalam mengerjakan tesnya.


Sesuai dengan pesan KWK Moga H.Jumirin,S.Pd  kepada para proktor,teknisi dan pendamping siswa agar melaksanakan gladi ANBK dengan sabar , mengingat kegiatan ini adalah awal dan baru sehingga pasti banyak kendala.

Pelaksanaan gladi ANBK di KWK Moga tetap menerapkan prokes ketat, sebagai antisipasi masa pandemi covid yang belum berakhir. (Tuko Chaeron)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Guna mendorong percepatan vaksinasi khususnya bagi warga masyarakat Desa Klareyan. Pemerintah Desa Klareyan gencar melakukan sosialisasi melalui publikasi dengan mobile atau keliling.

Seperti halnya sore tadi Senin, 25 Oktober 2021 Pemerintah Desa Klareyan berkeliling ke setiap penjuru desa untuk memberi tahu warganya bahwa besok pada hari Selasa (26/10) akan diadakan vaksinasi dosis pertama dengan vaksin pfizer. 

Setiap sudut serta gang tidak luput dari publikasi ini. Dari pantauan di lapangan, masyarakat sangat terbantu dengan pemberitahuan ini walaupun melalui media sosial juga sudah diumumkan.  

H. Rikwanto (65) mengatakan jika hal semacam ini sangat membantu sekali terkait informasi yang bisa secara langsung diterima masyarakat . " Publikasi semacam ini sangat membantu masyarakat, apalagi bagi yang lansia seperti saya yang tidak tahu tentang medsos," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan warga masyarakat lain terutama kaum Lansia. Mereka jadi tahu kapan vaksin akan dilaksanakan.
 
Pemerintahan Desa Klareyan melalui Sekretaris Desa Agus Aryanto menjelaskan bahwa sosialiasi seperti ini selalu dilakukan menjelang dilaksanakannya vaksinasi. "Kami selalu memberikan woro-woro kepada masyarakat menjelang pelaksanaan vaksin dengan harapan masyarakat dapat mengetahui informasi ini," tegasnya.

Sampai saat ini, berdasarkan data untuk warga masyarakat klareyan sudah mencapai 32 % dari total sasaran vaksin.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Klareyan Wiharnyo juga mengatakan bahwa Pemerintah Desa akan selalu mendukung apa yang menjadi program pemerintah. " Kami selaku Pemerintah Desa Klareyan akan terus mendukung percepatan vaksin ini, sekali lagi kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat klareyan agar mendukung program vaksinasi ini," pungkasnya. (Yus)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Warga masyarakat Wilayah Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang kini bisa mengakses pelayanan vaksinasi pada malam hari. Pelayanan ini dilakukan  Polres Pemalang melalui Polsek Comal . Pelayanan vaksinasi sampai malam hari ini dinamakan "Si Sambeng" atau Vaksinasi Sampai Mbengi.

Si Sambeng pertama kali digelar oleh Polres Pemalang pada tanggal 15 Oktober 2021 lalu. Sedangkan untuk setingkat Polsek baru kali ini diadakan di wilayah Polsek Comal. 

Bertempat di Pendopo Kecamatan Comal, sabtu (24/10/2021) pelayanan vaksinasi si sambeng dimulai dari pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. 

Program ini  bertujuan untuk memfasilitasi warga yang belum sempat vaksinasi Covid-19 karena sibuk bekerja dari pagi sampai sore hari.

"Malam ini pertama kali kami gelar vaksinasi malam hari di wilayah kecamatan Comal. Tujuannya untuk memfasilitasi warga yang selama ini belum vaksin karena kesibukan bekerja di siang hari,"  Kapolsek Comal  AKP Heru Irawan, SH.MM 

Dikarenakan banyak warga yang tidak bisa melakukan vaksinasi Covid-19 karena kesibukan. Maka dari itu Polres Pemalang  menyediakan gerai vaksin di luar jam kerja.

Pelayanan Si Sambeng di Wilayah Kecamatan Comal ini digelar setiap sabtu  dalam setiap minggunya, nantinya diharapkan warga masyarakat comal bisa langsung datang saja ke Pendopo Kecamatan Comal cukup  membawa KTP saja" jelas Heru Irawan.
Kapolsek juga menambahkan "untuk tenaga medisnya kita bekerja sama dengan Rumah sakit siaga medika, Prima medika serta Rumah Sakit Comal Baru" imbuhnya.

Harapan dari pelayanan  gerai vaksin Si Sambeng ini bisa mendukung percepatan vaksinasi di Kabupaten Pemalang khususnya di wilayah Kecamatan Comal sehingga  herd Immunity 70 persen bisa segera tercapai. "Untuk jenis vaksinnya, kali ini kami menggunakan vaksin Pfizer dengan 300 dosis," imbuh Kapolsek.

Salah seorang warga, Ahmad  (30) mengatakan adanya vaksinasi malam hari sangat membantu pihaknya yang belum sempat mengikuti vaksinasi pada siang hari karena bekerja.

" Begitu saya dengar ada pelayanan si sambeng ini , saya langsung mendatangi Pendopo Kecamatan Comal. Saya  mendapat informasi dari medsos Polsek Comal kalau ada vaksinasi malam hari," ujar warga Nggintung  Kecamatan Comal ini.

Ahmad mengaku tidak merasakan sakit maupun efek lainnya setelah disuntik vaksin. Dia juga turut mengajak kepada seluruh masyarakat  untuk ikut divaksin serta berharao pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. "Semoga Covid-19 bisa segera teratasi dan semua normal lagi," pungkasnya.(Yus)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Camat Petarukan Sukisman, MA menjadi pembina upacara Peringatan Hari Santri 2021 yang berlangsung di lapangan Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan  Sabtu, 23 Oktober 2021.

Dalam upacara tersebut, hadir pula Kapolsek Petarukan Iptu Agus Soleh, SH, para pengurus NU beserta banser Kecamatan Petarukan serta tokoh masyarakat di wilayah kecamatan Petarukan.

Untuk peserta dan petugas upacara  dari semua unsur yang ada di kecamatan Petarukan seperti banser NU, Fatayat NU, pondok pesantren serta pelajar . 

Ketua Panitia Peringatan Hari Santri Nasional th 2021 Ahmad Junaedi menjelaskan bahwa Tema peringatan tahun ini yaitu "Santri Siaga Jiwa Dan Raga". "Melalui tema ini, diharapkan santri siaga jiwa raga untuk dibaktikan kepada agama, bangsa dan negara. Membentengi dan menjaga NKRI, Pancasila sebagai dasar negara, serta Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945," jelasnya.

Pada tahun ini, pengesahan Peraturan Presiden (Perpres) No. 82/2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren mewarnai peringatan hari santri nasional. Jajaran pondok pesantren kini bisa lebih leluasa untuk mengembangkan kualitas maupun sarana pendidikan, termasuk dasar hukum bagi pemerintah daerah wajib untuk mengalokasikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sesuai kewenangan untuk membantu pesantren.

Menanggapi hal itu, Sukisman mengatakan pihaknya siap menerapkan kebijakan pendanaan pesantren.

"Implementasi pendanaan pesantren belum dilakukan karena aturannya juga baru. Tapi mudah-mudahan segera terealisasi," tegasnya.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan lancar. Setelah upacara selesai peringatan HSN kali ini juga diselingi dengan unjuk kebolehan dari Silat Pagar Nusa Banser NU Kecamatan Petarukan. (Yus)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Pesta demokrasi Pilkades antar waktu Desa Semingkir Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang  yang digelar di halaman Kantor desa Setempat berlangsung sukses, aman dan kondusif, Minggu (17/10/2021) kemarin.

Imam Purkendi calon Kades kandidat bernomor urut 2 yang terpilih mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Semingkir yang mempercayakan dirinya untuk memimpin sebagai Kades antar waktu bahwa dirinya siap untuk melaksanakan amanahnya dengan  melanjutkan program program kepala Desa sebelumnya dan kedepan pihaknya akan menata administrasi desa dan memberikan pelayanan masyarakat yang dilakukan semua perangkat desanya dengan baik dan ramah.

Sementara Camat Randusongkal Sis Mohamad mengapresiasikan kegiatan pesta demokrasi penuh kesukseksan terlebih masyarakat Semingkir sebagai pemilih suara yang  sudah mulai cedas. "Karena dari jumlah 160 surat suara hanya terdapat kerusakan 3 surat suara saja," katanya.(Masrukhi)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Penggarit, Minggu 17 Oktober 2021 bertempat di komplek makam Pangeran Benowo Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, masyarakat Penggarit dan sekitarnya antusias mengadakan kegiatam sedekah bumi dalam rangka Parade Budaya Desa Penggarit yang merupakan program desa kemajuan budaya  oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pariwisata Kabupaten Pemalang.

Hadir dalam kegiatan tersebut pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Kab. Pemalang, unsur Muspika Kec.Taman dan unsur Perangkat Desa Penggarit.

Eko Budiarto selaku panitia kegiatan tersebut menyampaikan bahwa masyarakat sangat positif menanggapi acara sedekah bumi Desa Penggarit yang kesemarakannya memotivasi masyarakat untuk bisa lebih baik tingkat kesejahteraannya agar bisa ikut berpartisipasi dalam sedekah bumi, yang berharap bisa dilaksanakan setiap tahun, untuk melestarikan budaya lokal daerah Pemalang khususnya di Desa Penggarit.

Meskipun dihadiri oleh masyarakat banyak yg menyaksikan gunungan sedekah bumi, kegiatan tersebut dapat berjalan  lancar dengan tetap menjaga protokol kesehatan.(tuko chaeron)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Acara Reses anggota DPR-RI Bung Ramsong digelar di lapangan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Jum'at (15/10/2021) dan masyarakat antusias menghadiri acara tersebut.


Acara dilaksanakan di lapangan bekas relokasi pedagang pasar Randudongkal, dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat.


Selain Kapolsek serta Danramil Randudongkal juga jajaran forkopimcam Randudongkal ikut mendampingi pelaksanaan reses.


kali ini reses Menurut Bung Ramsong untuk kabupaten Pemalang diadakan di delapan titik yang sebelumnya dilakukan di Kecamatan Petarukan.


"Antusias masyarakat Randudongkal Sangat tinggi serta kesadaran masyarakat dengan Head Immunity sehingga kekebalan kesehatan tubuh meningkat, dengan meningkatnya kesehatan masyarakat juga akan ada peningkatan masyarakat" tutur Bung Ramsong dalam wawancara dengan wartawan usai acara reses. (Sahuri)


EMSATUNEWS.CO.ID, PEKALONGAN – Pembelajaran tatap muka terbatas sudah dilaksanakan oleh sekolah-sekolah tak terkecuali sekolah-sekolah di wilayah Kab. Pekalongan, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Pihak sekolah kita ingatkan berkali-kali agar diawasi, agar ada pengawasan yang baik," ujar Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Ipda Heru Santoso, S.H., Jum’at (15/10/2021).

Ipda Heru meminta pihak sekolah mengawasi protokol kesehatan para siswa, baik di dalam sekolah maupun di perjalanan setelah pulang sekolah. Karena menurutnya, pada saat perjalanan dari rumah ke sekolah dan sebaliknya adalah waktu paling berpotensi terjadi penularan Covid-19. "Itu yang mungkin sangat rawan terjadi penularan," ujar dia. 

Disamping disiplin menjalankan protokol kesehatan saat pembelajaran tatap muka, Ipda Heru mengatakan sistem tanggap dan pengawasan COVID-19 di sekolah harus berjalan dengan baik. "Dengan begitu bisa cepat mendeteksi siswa yang diduga terkena COVID-19," ujarnya. 

Ipda Heru juga mengingatkan, sekolah dibuka lagi saat pandemi Corona bukan berarti berbagai kegiatan bisa normal dilakukan seperti sebelumnya. Ini karena ada adaptasi atau kebiasaan baru dengan melakukan protokol kesehatan dan mesti diterapkan secara disiplin oleh siswa, guru, dan siapapun yang terlibat di dalamnya.

“Mengingat pandemi virus corona belum berakhir, kita berharap jangan sampai pembelajaran tatap muka malah menimbulkan klaster Covid-19 baru,” imbau Ipda Heru.  (*)

Editor : Eva A

JURNALPEMALANG.CO.ID - Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III Tahun Anggaran 2021 di desa Samong kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang, bertempat di balai desa Samong, Kamis (14/10/2021). 

Acara penutupan TMMD ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima dan penyerahan hasil proyek TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2021 dari Dansatgas TMMD Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang Letkol Inf Roihan Hidayatullah, S.sos., M. Tr (Han) kepada Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, ST., Msi., yang disaksikan unsur Forkopimda Kabupaten Pemalang, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pemalang beserta anggota jajaran Kodim 0711/Pemalang
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 Kodim 0711/Pemalang kali ini dilaksanakan di tengah masa Pandemi covid 19 sehingga acara dilangsungkan secara sederhana dan terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam sambutannya Dandim, menyampaikan upacara penutupan ini menandai program TMMD Sengkuyung tahap III TA. 2021 di wilayah kabupaten Pemalang  telah selesai,  ini  adalah wujud pengabdian TNI bersama  Dinas / Instansi / Lembaga terkait serta   komponen bangsa lainnya membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan bagi rakyat. 

Menurut Dandim, selama satu bulan sejak kegiatan TMMD ini dibuka pada tanggal 15 September 2021 lalu, para prajurit TNI, anggota Kepolisian, Aparat Pemda, serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras membangun sasaran fisik pembangunan infrastruktur jalan yaitu pembukaan jalan baru sepanjang,  pembangunan talud  3  titik dan pemasangan gorong-gorong plat beton selesai 100 % dan sasaran non fisik penyuluhan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN), vaksinasi covid-19,  bahaya narkoba dan sosialisasi penerimaan prajurit.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada  Pemerintah Daerahan berbagai pihak lainnya yang telah mendukung terlaksananya program TMMD ini secara totalitas. Dengan telah berakhirnya TMMD Sengkuyung tahap III TA. 2021 Kodim 0711/Pemalang  ini, khususnya kepada anggota Satgas TMMD dan segenap masyarakat, untuk  selalu pelihara terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI - Polri - rakyat. jangan mudah terprovokasi oleh pihak manapun yang bertujuan untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa”, Pungkas Letkol Roihan.

Pada kesempatan yang sama Bupati Pemalang, mengatakan Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat serta pemerintah melalui TMMD memberikan dampak yang sangat luar biasa untuk memajukan desa dengan menggali dan mendayagunakan potensi yang ada di desa maupun masyarakat.

Manfaat yang didapat oleh masyarakat setelah dilakukannya kegiatan pembangunan ini,  menurut Bupati, antara lain meningkatkan kelancaran aktivitas perekonomian yang mendukung kehidupan perekonomian masyarakat dan pemerataan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan dan kegiatan pemerintahan.

Bupati juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang tinggi kepada Komandan Kodim 0711/Pemalang beserta segenap jajaran  yang telah bekerja keras mensukseskan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Pada akhir sambutannya Bupati mengingatkan, bahwa di masa berlakunya PPKM ini, masyarakat diharapkan dapat benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan dimanapun kita berada, untuk menjaga keluarga, teman, tetangga dan diri kita sendiri dari virus covid-19. Penuhi kebutuhan asupan gizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, usai acara tersebut Danramil 05/Ulujami Kapten Inf Sodikin memberikan paparan kepada  Forkopimda Pemalang tamu undangan lainnya tentang pelaksanaan program TMMD Sengkuyung tahap III TA 2021 di Desa  Samong, Kecamatan Ulujami, Kab. Pemalang. 

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi sasaran fisik TMMD, di lokasi tersebut dilakukan dilakukan juga  pengguntingan pita oleh Dandim, Bupati dan Kapolres Pemalang, dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Dansatgas dan Bupati Pemalang. “Pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti ini menandai bahwa program TMMD Sengkuyung tahap III Tahun Anggaran 2021 Kodim Pemalang resmi ditutup," ujarnya.

Program TMMD Sengkuyung tahap III TA. 2021 Kodim 0711/Pemalang mengerjakan sasaran fisik pembukaan jalan baru    sepanjang 160 meter lebar 3,5 meter dengan ketebalan  0,6 meter., pembangunan talud  3  titik sepanjang 510 meter lebar 0,4 meter dan tinggi 0,7 meter., pemasangan gorong-gorong plat beton sepanjang  4 meter lebar  1,2 meter dan tinggi  0,7 meter, selesai 100 % dan sasaran non fisik penyuluhan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN), vaksinasi covid-19,  bahaya narkoba dan sosialisasi penerimaan prajurit.(Pendimpemalang)


JURNALPEMALANG.CO.ID - Dalam rangka membantu pemerintah mempercepat penanggulangan penanganan Covid-19, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar (FPG), Doni Akbar, SE memberikan bantuan kepada masyarakat dengan cara mengadakan vaksinasi di daerah Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan.



Di Pemalang vaksinasi digelar di Balai Desa Kalimas, Kecamatan Randudongkal, pada Kamis 14 Oktober 2021. Target vaksinasi ini dengan sasaran bagi masyarakat umum sejumlah 1000 dosis dan yang terlaksana 250 dosis dengan jenis vaksin pfrizer



Pada saat yang sama, Golkar juga menggelar vaksinasi di Desa Rowosari, Kecamatan Comal yang berlangsung di Balai Desa setempat, dengan sasaran masyarakat umum. Target vaksinasi di Desa Rowosari sebanyak 1000 dosis dengan jenis vaksin yang sama dan baru tercapai sebanyak 500 dosis.


Kegiatan vaksin kali ini ditinjau langsung oleh Doni Akbar, SE sekaligus menyaksikan bagaimana antusiasnya warga masyarakat untuk melakukan vaksinasi.


Dalam kunjungannya, politikus dari FPG ini mengemukakan, bahwa upaya tersebut merupakan ikhtiar untuk membantu percepatan terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity di Indonesia. Demikian disampaikan Doni Akbar di Pemalang saat meninjau pelaksanaan vaksinasi, Kamis (14/10/2021).



"Tampak antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi cukup ramai sejak dibukanya pendaftaran peserta vaksinasi. Terbukti, masyarakat sangat antusias mengikuti vaksinasi ini sehingga ramai sejak pagi,” ujar Doni Akbar.


Sementara itu, vaksinasi di Pekalongan  menyediakan vaksin sebanyak 190 ribu dosis dengan jenis vaksin Sinovac.


Menurut politisi Partai Golkar ini, penyediaan dosis vaksin jenis sinovac ini bekerjasama dengan Kemenkes RI dan Pemerintah Daerah (Pemkab) atau Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam hal ini petugas vaksinasi Puskesmas setempat sebagai pelaksana tugas di lapangan.


“Prosesnya tertata sesuai kerjasama dan koordinasi dengan Kemenkes RI dan pemerintah dalam hal ini Dinkes Kabupaten Pekalongan.Sasarannya adalah masyarakat umum dan pelajar," kata Doni Akbar, SE.



Sedangkan untuk sasaran pelajar diantaranya telah dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Kedungwuni sebanyak 500 dosis.


Sebelumnya anggota DPR RI dari FPG ini telah mengusulkan ke Kementerian Kesehatan  (Kemenkes)  akan mengadakan kegiatan vaksinasi di Dapilnya (Daerah Pemilihannya) diantaranya Kabupaten Pemalang dan Pekalongan. Kemenkes telah menyetujui usulan tersebut dan saat ini keberadaan vaksin itu sudah ada di Pekalongan.



Seperti diketahui, panitia selalu melakukan pengaturan barisan kepada peserta vaksinasi meskipun jumlah peserta vaksinasi cukup ramai. Para peserta diatur mulai dari proses pendaftaran hingga menuju meja observasi setelah penyuntikan.Hal tersebut untuk mencegah penumpukan atau timbulnya kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan dalam mencegah pandemi Covid-19.(fahroji)

JURNALPEMALANG.CO.ID - Peredaran obat dan makanan menjadi perhatian penting bagi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jawa Tengah dan Komisi IX DPR RI, hal ini terlihat dari terlaksananya program Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) di Desa Tegalmlati Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang , Kamis (14/10/2021).

Anggota Komisi IX DPR Ramson Siagian yang menjadi pembicara mewakili DPR RI, mengapresiasi kegiatan KIE dalam rangka memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

"Program KIE ini penting dan sangat bagus, karena perlindungan untuk masyarakat sebagai konsumen dari berbagai produk makanan dan obat-obatan yang beredar di Jawa Tengah khususnya di Pemalang," ujarnya.

Bung Ramson juga berharap kegiatan KIE ini bisa diadakan di setiap kabupaten dengan pertemuan secara langsung karena bisa langsung menjawab kekhawatiran masyarakat, walau secara online juga harus tetap dilakukan sosialisasinya.

"Agar tidak ada terjadi hal-hal yang berakibat buruk, edukasi seperti ini penting dilakukan, dan kami dari komisi IX DPR RI siap mengawal bersama BPOM untuk mengadakan acara langsung bertemu warga, namun kondisi sekarang harus tetap sesuai protokol kesehatan," katanya. 

Ditempat yang sama,   Sandra Lintin  Kepala Badan POM Jawa Tengah mengatakan kegiatan KEI ini sebagai salah satu cara mencegah maraknya makanan dan obat yang tak layak edar. 

"Masyarakat harus terus diedukasi, dan diberikan informasi yang tepat mengenai makanan dan obat yang boleh dikonsumsi, selain sosialisasi via sosial media, kami juga perlu turun langsung ke masyarakat, selain menghindari informasi yang hoak, kami juga bisa langsung diskusi dengan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, BPOM juga akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan dari masyarakat terkait produk makanan, atau juga kosmetik yang sudah beredar masyarakat.

"Ia, tadi disesi tanya jawab, kami juga mendengar langsung dari peserta, terutama ibu ibu ya, terkait kosmetik, karena memang penjualan online juga sangat marak, dan yang jadi korbannya ibu-ibu atau remaja putri yang tertarik dengan iklan kosmetik di sosmed, dan tentunya kami akan respon juga laporan yang masuk," jelasnya. 

 Setyobudi (35) warga desa yang mengikuti kegiatan KIE ini mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari anggota DPR RI dan BPOM dalam kegiatan informasi dan edukasi.

"Alhamdulillah, desa kami mendapat kunjungan dari anggota DPR RI, Bung Ramson dan BPOM, dan saya kira info yang disampaikan tadi sangat bermanfaat bagi warga, terutama dalam konsumsi obat obatan," jelasnya.(yus)
Powered by Blogger.