Cegah Warga Melanggar Hukum, PemKab Pemalang Gelar Lomba "Kadarkum"

Staf Ahli Bupati Pemalang, memukul Gong, tanda dibukanya Lomba Kadarkum
Pemalang - Setiap insan ingin menjalani kehidupannya masing masing, tanpa hal hal yang mengganggunya. Setiap insan ingin melewati harinya dengan aktivitas dalam menjemput masa depannya tanpa berhubungan atau tersangkut segala sesuatu yang melanggar hukum. Hal ini diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam menekan angka warga masyarakat yang berurusan dengan hukum. Langkah ini dibuktikan dengan kegiatan bertajuk Lomba KADARKUM tingkat Kabupaten Pemalang. Perhelatan lomba dengan peserta perwakilan dari tiap Kecamatan seKabupaten Pemalang ini, menjadi jurus jitu tersendiri untuk menekan angka tindakan melanggar hukum yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab di wilayah Kabupaten Pemalang.

Tidak hanya itu, kegiatan sederhana nan bermakna ini juga jadi langkah pasti Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam mensosialisasikan betapa pentingnya menjaga kerukunan, keberagaman, bahkan perbedaan antar sesama yang harus tetap langgeng agar tidak bisa terpecah belah.

Staf Ahli Bupati Pemalang, Aunurrofiq, ketika membacakan sambutan Bupati DR. H. Junaidi SH, MM., pada saat kegiatan Lomba Kadarkum di Pendopo Kabupaten Pemalang (7/8)
Dikatakan oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pemalang, Puji Sugharto,  SH kegiatan lomba tersebut sebagai sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang tentang hukum, dan juga agar para peserta dapat menerapkan segala sesuatu yang tidak melanggar hukum bagi warga masyarakat.

"Selain sebagai sarana sosialisasi perda, kegiatan ini diharapkan akan terealisasikan pada warga masyarakat. Sehingga tingkah pelanggaran hukum dapat berkurang," ungkap pria yang akrab disapa Komandan Puji, (7/8).

Sementara itu, Bupati Pemalang DR. H. Junaidi Sh, MM., mengatakan, perlombaan tersebut diapresiasi penuh oleh Pemerintah, agar warga masyarakat dapat menjalani aktivitasnya tanpa berurusan dengan hukum.

"Kami selalu mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan demi kepentingan kemaslahatan warga masyarakat Kabupaten Pemalang agar tetap kondusif, dan tidak berurusan dengan hukum," ungkap Bupati Pemalang dalam sambutannya yang dibacakan oleh staf ahli Bupati Pemalang, Aunurrofiq.

Ketika ditanya mengenai apa saja bentuk dan wujud nyata pelanggaran hukum, Komandan Puji, menambahkan, tidak melanggar lalu lintas, tidak menyakiti orang lain, hingga tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri, orang lain atau alam sekitar dan selalu menjaga kerukunan antar sesama, antar seisi alam semesta.

"Tidak melanggar lalu lintas, tidak menyakiti atau merugikan orang lain, alam sekitar, maupun diri sendiri. Tetap menjaga kondusifitas antar sesama, antar seisi alam semesta," pungkasnya mengakhiri dialog siang ini. (Dentang)
Powered by Blogger.