Jelang HUT RI Ke 74, Laga U-19 Digelar Di Stadion Bangun Kabunan

PEMALANG - 17 Agustus merupakan hari yang bersejarah bagi penduduk Indonesia. Pasalnya, pada hari itulah perjuangan penduduk untuk membebaskan diri dari penjajahan terbayar dengan sebuah kemerdekaan.

Pertandingan sepak bola U-19 yang digelar di Stadion Bangun, merupakan salah satu kegiatan yang menjadi agenda Pemerintah Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 dan mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan harta, jiwa dan raga demi martabat bangsa.

Selain itu, laga yang akan berlangsung dari tanggal 7 Agustus hingga 20 Agustus mendatang, juga dimanfaatkan oleh sejumlah pemandu bakat lokal, untuk memantau kepiawaian para pemain muda yang berasal dari sebelas dusun, di Desa Kabunan dalam mengolah si kulit bundar.

" Ini adalah upaya kami pemerintah desa, untuk menghidupkan kembali sepak bola yang mengalami mati suri selama beberapa tahun terakhir.Sebagai penyemangat, ada uang pembinaan untuk tim juara.Masing-masing, untuk juara pertama senilai satu juta rupiah dan untuk runner up lima ratus ribu rupiah.Disini kami juga membuka kesempatan kepada mereka yang memiliki bakat diatas rata-rata, untuk bergabung kedalam tim utama sepak bola Desa Kabunan " ujar Kusnanto.

Menurutnya, rencana jangka pendek yang dilakukan oleh pemerintah desa adalah menjadikan para pemain yang terpilih oleh para pemandu bakat, sebagai pilar utama tim sepak bola Desa Kabunan untuk menghadapi kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.Baik di tingkat kecamatan (Taman Cup) maupun tingkat kabupaten (Pemalang Cup) beberapa hari mendatang.

Seiring dengan perkembangannya, sepak bola tidak hanya dipandang sebagai olah raga rakyat semata.Olah raga favorit dari masa ke masa bagi mayoritas penduduk Indonesia, kini dapat dijadikan sebagai pegangan hidup atau profesi yang menjanjikan bagi mereka yang memiliki minat dan bakat.

Seperti kita ketahui bersama, di era sepak bola moderen, kiprah para pemain yang tergabung di dalam klub-klub profesional Liga Indonesia, diganjar dengan penghasilan yang luar biasa besar.Dari itu, dalam rencana jangka panjangnya sebagai kepala desa, Kusnanto ingin menjalin hubungan dengan sejumlah klub guna memfasilitasi pemain muda berbakat yang ada di desanya dan mengantar mereka ke level profesional.

" Kami akan ingin mempromosikan nama mereka, klub seperti PSIP Pemalang adalah salah satu tujuan kami.Harapannya, selain menyalurkan hobi, mereka bisa menjadikan sepak bola sebagai profesi yang dapat memberikan penghidupan kepada pemain itu sendiri dan tentunya kepada keluarga mereka " kata Kusnanto, saat dijumpai di Stadion Bangun, Jum'at (09/08/19) sore.

Diakhir sesi wawancara, pria yang akrab disapa Daos ini, tidak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Desa Kabunan, yang selalu berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

" Saya berharap, kedepan Indonesia semakin damai, semakin maju dan semakin berprestasi disetiap lini.Tidak lupa, saya beserta Pemerintah Desa Kabunan, mengucapkan selamat HUT RI yang ke 74.Dirgahayu Indonesia " pungkasnya.(JS).
Powered by Blogger.