Menakar Kinerja Polisi, Dalam Kasus Ilegal Logging

Ketua AWPI Pemalang Budi Sudiarto, SH (Photo by jumanto/emsatunews.co.id)
PEMALANG - Munculnya pertanyaan demi pertanyaan di kalangan masyarakat, seiring dengan bergulirnya proses hukum kasus penebangan liar (illegal logging) di Kepolisian Resort Pemalang, mengusik Budi Sudiarto SH, Ketua DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Kabupaten Pemalang.

Sebagai insan yang memiliki keperdulian terhadap lingkungan hidup, Budi merasa heran dengan kinerja kepolisian dalam mengusut aksi illegal logging, sejak beberapa pekan silam.

Menurutnya, pihak kepolisian seharusnya sudah dapat mengamankan oknum yang terlibat dan menetapkan aktor utama dibalik kasus ini sebagai tersangka.Namun pada kenyataannya, hingga berita diturunkan, belum ada satupun nama pelaku yang tercatat dalam daftar tahanan Polres Pemalang.

" Ini ada apa, pada kasus ini, kerja kepolisian kok terkesan sangat lambat?, " katanya heran.

Sementara saat disinggung soal keterlibatan sejumlah oknum wartawan, Ketua AWPI ini akhirnya angkat bicara.Dirinya sangat menyesalkan perbuatan sejumlah oknum wartawan yang disinyalir terlibat dalam kasus ini.Sebenarnya mereka sangat paham tentang aturan hukum, tetapi yang disayangkan justru mereka melakukan tindakan yang melanggar hukum.

" Ini menjadi preseden buruk bagi insan pers dan merusak kredibilitas profesi yang dilindungi undang-undang " ucapnya geram.

Menyikapi kejadian tersebut, pria yang terkenal humanis ini menegaskan bahwa AWPI akan bertindak secara profesional dan proporsioanal.Diakuinya, sebagai kolega Budi akan selalu memberikan dorongan moral kepada mereka yang sedang tersandung kasus hukum. jika salah satu dari mereka dinyatakan secara sah dan terbukti bersalah, maka pihaknya akan menyerahkan proses hukum pelaku illegal logging ini kepada Polres Pemalang.

Menutup sesi wawancara dengan awak media, pada Rabu (07/08) lalu, Budi menegaskan, AWPI akan mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas.Jika dalam beberapa waktu kedepan tidak ada perkembangan yang signifikan, pihaknya akan membawa kasus ini ke Polda Jateng. Selain itu, dirinya berharap kepada jurnalis atau wartawan Pemalang, khususnya mereka yang terhimpun dalam AWPI untuk selalu berpegang teguh pada sebelas kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas, supaya terhindar dari jeratan hukum.

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP Suhadi, SH
Sementara itu, Kasat Rekrim Polres Pemalang AKP Suhadi, SH ketika dikonfirmasi tim media  ini di kantornya pada Rabu (7/8/2019) lalu menjelaskan bahwa  pihak Kepolisian  sedang melakukan pemeriksaan terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam penebangan kayu tersebut.(JS)


Powered by Blogger.