Pembangunan Jembatan Di Desa Wanarata Telah Dimulai

Kades Wanarata dan Anggota DPRD Kab. Pemalang Ida Mulyani
Pemalang -  Pembangunan jembatan di kali Comal di Desa Wanarata, Kec. Bantarbolang, Kab. Pemalang, Jawa tengah telah dimulai. Jembatan tersebut menjadi penghubung antar desa  dan kecamatan yang melintas di kali Comal tersebut.Dana yang digelontorkan untuk membangun jembatan ini mencapai Rp. 6,6 miliar lebih.

Kepala Desa Wanarata Elok Rakhmawati ketika ditemui di sela-sela selamatan atas dimulainya pembangunan jembatan tersebut pada Senin (26/8/2019)  mengucapkan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang, karena permohonan jembatan ini sudah lama diajukan dan menjadi idaman masyarakat Desa Wanarata tapi baru di masa pemerintahannya bisa terlaksana. Dia juga berharap agar warga Wanarata dapat mempergunakan jembatan tersebut dengan baik dan bersama-sama menjaga jembatan tersebut, apa lagi jembatan itu sangat vital.

"Hari ini Senin, 26 Agustus 2019 kami mengadakan selamatan sebagai dimulainya pembangunan jembatan Kali Comal, proses permohonannya sudah lama sekali semenjak saya belum menjabat Kepala Desa Wanarata, kami juga berharap warga wanarata bisa mempergunakan dengan baik dan sama-sama menjaganya apalagi jembatan ini sangat vital sebagai penghubung antar Kecamatan melalui Desa Wanarata dan saya atas nama Pemerintah Desa Wanarata beserta warganya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemda Pemalang, kepada Bupati Pemalang Dr. H. Junaedi,SH, MM, dan kepada semua pihak yang telah ikut mendorong terealisasinya jembatan kali Comal yang ada di wilayah Desa Wanarata," kata Elok Rakhmawati didampingi anggota DPRD Pemalang Ida Mulyani.

Hal senada, juga disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Pemalang Ida Mulyani yang juga putra asli Desa Wanarata. Dia mengungkapkan bahwa dirinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Pemalang saya terlibat langsung untuk mengawal agar bisa Terealisasi, dan sebenarnya proses pengajuan proposal sudah sejak jaman Kades Tofik dan dilakukan secara berjenjang dari musrenbangdes, musrenbangkec, menjadi skala prioritas sampai ke musrenbangkab Pemalang tapi sampai pak Tofik purna jembatan, belum terelaisasi dan Alhamulillah pada tahun 2014 ketika saya terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Pemalang, aspirasi masyarakat kembali muncul dan dibuatkan proposal kembali oleh Kepala Desa Wanarata waktu Bapak Abdul Jalil, beserta proposal jalan di wilayah Wanarata Timur sebagai sebagai skala prioritas, beliu secara pribadi titip amanat kepada saya agar bisa mengawal terwujudnya jembatan wanarata.

"Sebagai anggota DPRD Kabupaten Pemalang saya terlibat langsung untuk mengawal agar bisa Terealisasi, dan sebenarnya proses pengajuan proposal sudah sejak jaman Kades Tofik dan dilakukan secara berjenjang dari musrenbangdes, musrenbangkec, menjadi skala prioritas sampai ke musrenbangkab Pemalang tapi sampai pak Tofik purna jembatan, belum terelaisasi dan Alhamulillah pada tahun 2014 ketika saya terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Pemalang, aspirasi masyarakat kembali muncul dan dibuatkan proposal kembali oleh Kepala Desa Wanarata waktu Bapak Abdul Jalil, beserta proposal jalan di wilayah Wanarata Timur sebagai sebagai skala prioritas, beliu secara pribadi titip amanat kepada saya agar bisa mengawal terwujudnya jembatan wanarata yang menjadi idam-idaman masyarakat dan Alhamdulillah berkat do'a dari segenap masyarakat desa Wanarata dan para tokoh yang ikut terlibat termasuk Pak Tofik yang waktu itu juga anggota di DPRD Kabupaten Pemalang, juga tidak ketinggalan kepada yth Bapak Bupati Pemalang Dr. H Junaedi, SH, MM yang ikut juga memberikan apresiasi agar jembatan Kali Comal bisa terwujud,” ungkap Ida.

Acara selamatan disampaing dihadiri oleh semua perangkat Desa Wanarata juga tampak hadir para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, lembaga desa dan perwakilan PT. Satriamas Karyatama.

" Kami mohon do'a restu kepada masyarakat desa Wanarata dan dukungannya agar pelaksanaan pembangun Kali Comal bisa berjalan sesuai rencana dan kami sampaikan Jembatan Kali Comal ini anggarannya Rp. 6.666.000( enam milyar enam ratus enam puluh ribu) dan bisa dilihat di papan yang telah kami pasang,"  kata Budi pelaksana PT Satriamas Karya Utama.

Lebih lanjut dikatakannya bentangan Jembatan Kali Comal 50 m, lebar 6 m dengan waktu pelaksanaan 150 hari.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat wanarata yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa wanarata dan anggota DPRD Kabupaten Pemalang Tofik, mengatakan usulan pembangunan jembatan Kali Comal dimulai ketika Gubernur Jawa Tengah Waktu Itu Bibit Waluyo berkunjung ke Desa Wanarata, kami langsung meminta berhadap-hadapan," semenjak Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menjabat kami sudah meminta agar jembatan tersebut dibangun, sehingga kalau dihitung sampai lima kali pembuatan proposal dan ketika saya menjabat menjadi anggota DPRD Pemalang saya dengan Ida Mulyani yang juga anggota DPRD Pemalang dari Desa Wanarata saling bahu membahu agar sebelum Bupati Pemalang Dr. H. Junaedi, SH, MM purna jembatan Kali Comal sudah bisa terealisasi dan Alhamdulillah berkat rakhmat Allah SWT, do'a masyarakat Desa Wanarata terkabul dan sekarang sudah mulai dikerjakan," pungkas Tofik. (Jl/Roji)

Laporan Reporter : JL/Roji
Editor                    : Oji

Powered by Blogger.