Diduga Jadi Tempat Maksiat, Sejumlah Rumah Makan Disegel Warga

Pemalang - Ratusan warga Desa Pendowo Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah rame-rame melakukan penyegelan warung remang-remang yang berada di Jl. Raya Pendowo Bodeh RT. 04 RW.06 pada Minggu (8/9/2019) malam sekitar pukul 21:15 WIB. Tindakan aksi penyegelan yang dilakukan oleh warga tersebut merupakan tindak lanjut dari sosialisai pihak berwenang dan setelah pihak pengelola membuat surat pernyataan yang telah disepakati bersama dan diketahui oleh Muspika Kecamatan Bodeh pada tanggal 20 Agustus 2019 lalu.

Menurut Supriyadi salah satu warga yang mengikuti aksi tersebut, aksi penyegelan dilakukan setelah mendapat laporan dan aduan dari berbagai pihak bahwa warung remang-remang tersebut dibuka hingga larut malam melewati batas yang telah disepakati dengan warga.

"Kalau akhir-akhir ini sering terjadi ribut, dan hal ini kerap disampaiakan oleh warga yang merasa resah dengan aktivitas  yang ada diwarung remang-remang tersebut," katanya.

Mendapat laporan dan aduan berbagai pihak, ia bersama warga lainnya  kemudian melakukan pengecekan langsung  ke warung yang dimaksud, dan ternyata betul mereka melihat dan mendapati warung tersebut menyediakan minuman keras. Tidak hanya itu ternyata juga menyediakan ruang dan pemandu lagu (PL) dan kerap terjadi keributan di tempat tersebut.

"Kami dapat aduan dari warga yang sengaja masuk dan melihat diwarung itu betul tersedia minuman keras (Miras) dan didapati ada Room serta Pemandu Lagu (PL). Kemudian kerap terjadi keributan dilokasi," ungkapnya.

Lebib jauh Supriadi mengungkapkan, warung remang-remang yang berkedok rumah makan yang dikenal dengan warung "Gopret" diketahui tidak mengantongi ijin resmi dan secara ilegal telah menyediakan Miras yang berkadar alkohol tinggi.

"Warung Remang-remang yang berkedok warung makan dan dikenal warung (Gopret), diketahui tidak memgantongi ijin resmi, dan secara legal mereka menyediakan Miras beralkohol tinggi.  Hal ini jangan sampai merambat ke Warung lainnya, seperti di warung Swike belakang Balai Desa Pendowo, sebentar lagi akan kami tegur, " ungkap Supri dilokasi aksi pada Minggu (8/9) malam.

Malam itu warga melakukan penyegelan sekaligus tiga lokasi maksiat, satu warung remang-remang plus swike dan satu kafe karaoke serta lahan yang sudah siap dibangun untuk pengembangan warung tersebut.

"Aksi malam ini warga sekaligus menyegel 3 lokasi maksiat, satu lokasi Warung remang-remang Plus Swike, dan satu Cafe Karauke dan lahan Pondasi yang katanya siap dibangun untuk pengembangan warung tersebut," katanya.

Lebih lanjut Supri menyampaikan, ketika melakukan aksi penyegelan tidak ditemukan kegiatan apapun, bahkan pemilik room karaoke, Willy (45 ) juga tidak berada di tempat, sedangkan pemilik warung swike, Qomariyah (46 th) masih berada di lokasi.

 "Aksi  penyegelan malam ini tidak ditemukan kegiatan apapun, bahkan pemilik Room Karaoke, si Willy (45) juga tidak ditempat, sedangkan pemilik warung Swike  Komariyah (46) berada dilokasi warung tersebut, sudah dapat bocoran hingga kegiatan malam ini Karaoke mereka sengaja ditutup," pungkasnya.*

Sumber : emsatunews.co.id
Powered by Blogger.