Lomba Senam Poco Poco Jadi Salah Satu Wujud Realisasi Nyata Pendidikan Karakter Bangsa

Penampilan siswa siswi SMAN 1 Pemalang saat mengikuti Perlombaan Senam Poco Poco di Obyek Wisata Pantai Widuri Pemalang, (15/9).
Pemalang - Merdu deburan ombak di Pantai Widuri pagi ini nampak kompak bersama pancaran cahya mentari menyambut para peserta perlombaan bertajuk "Senam Poco Poco" Tingkat Kabupaten Pemalang, (15/9). Perlombaan yang menjadi rangkaian bentuk kegiatan peringatan Hari Olah Raga Nasional Tahun 2019 ini diikuti oleh puluhan peserta yang mewakili sekolah, kelompok senam, hingga kantor instansi pemerintah. Perlombaan yang tak memandang usia serta latar belakang para pesertanya ini tampak disambut penuh semangat oleh para peserta yang datang dari berbagai penjuru wilayah yang ada di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Selain menjadi rangkaian kegiatan Hari Olah Raga Nasional Tahun 2019, perlombaan yang diisi oleh penampilan para peserta dengan beragam kostum ini tampak menjadi daya tarik wisata bagi para pengunjung Obyek Wisata andalan Kabupaten Pemalang.

"Sebagai wujud nguri-uri budaya asli NKRI, kami ingin para generasi muda selalu ingat akan pentingnya menjaga beragam budaya yang ada serta selalu ingat akan pentingnya olah raga bagi keberlangsungan hidup kita bersama. Dengan harapan, kegiatan senam bersama selalu diadakan di tingkat Rt / Rw," ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olah Raga, (Disparpora.red), Kabupaten Pemalang, Sapardi.

Sementara itu, dikatakan oleh siswa perwakilan dari SMAN 1 Pemalang, Jannah, dirinya bersama enam orang rekan satu almamater, ingin memberikan contoh pada para generasi millenial agar lebih mencintai kebudayaan asli NKRI, juga sebagai perwujudan pendidikan karakter Bangsa dan Negara.

"Kami sengaja ikut perlombaan ini dengan harapan bisa jadi penyemangat para generasi millenial untuk tetap menjaga, mencintai, mengembangkan kebudayaan asli NKRI. Dengan demikian, pendidikan karakter Bangsa dan Negara akan terwujud. Lagu Poco Poco ini kan berasal dari Indonesia, dan sering jadi lagu pengiring saat senam seperti kegiatan ini," katanya.

Ditempat terpisah, Kepala Sekolah SMAN 1 Pemalang, Ayanto, S.Pd., M.Pd., pihaknya selalu memberikan kesempatan bagi siswa siswi untuk terus mengembangkan bakat, niat, bahkan keinginan dalam bidang kebudayaan.

"Wah kami justru sangat setuju dan mendukung para siswa berkreasi di bidang kebudayaan. Dengan demikian para siswa bisa mengembangkan bakat, niat, bahkan impian mereka untuk ikut serta memelihara kebudayaan asli Indonesia. Hal itu juga sebagai contoh bagi generasi lain untuk lebih mencintai kebudayaan Bangsa dan Negara ini," pungkasnya.

Perlombaan yang disaksikan oleh ribuan penonton dan pengunjung obyek wisata Pantai Widuri, tampak juga jadi Berkah tersendiri bagi para pedagang minuman, rujak buah, hingga pedagang Balon udara. (Dentang)
Powered by Blogger.