Segera Adaptasi Dengan Lingkungan dan Pekerjaan

Pemalang - Fauzan, Camat Comal memberikan himbauan kepada semua perangkat desa baru yang ada di wilayah kerjanya, untuk segera beradaptasi dan mempersiapkan diri dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai pelayan masyarakat.

Hal ini diutarakannya dalam prosesi pelantikan Apri Nur Harto, untuk posisi Kadus II Desa Kebojongan, yang digelar di Pendopo Agung, Desa Kebojongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Selasa (03/09) baru-baru ini.

"Pesan saya kepada panjenengan yang terpilih menjadi perangkat desa, untuk segera beradaptasi dengan lingkungan dan pekerjaan. Saya juga berharap kemenangan ini tidak menjadikan panjenengan tinggi hati dan merendahkan peserta yang tidak lolos seleksi, " ucapnya.

Fauzan menambahkan, sebagai perangkat desa terpilih Apri patut bersyukur, namun jangan sampai kemenangan ini menjadi sesuatu yang dibanggakan. Sebab, menurutnya, Kadus merupakan jabatan publik dengan kompleksitas persoalan masyarakat yang tinggi sehingga membutuhkan sosok matang serta bijak dalam penanganannya.

Sementara dalam rangka mewujudkan birokrasi yang bersih, jujur, transparan dan profesional, Pemerintah Kabupaten Pemalang, khususnya adalah Kecamatan Comal, pada saat itu secara tegas menyatakan bahwa Pemerintah Desa Kebojongan harus menerapkan sistem penjaringan perangkat desa yang transparan dan mudah diakses oleh semua pihak, guna menghindari dugaan - dugaan negatif dari masyarakat.

Selain itu, dirinya menekankan kepada panitia penyelenggara untuk menutup semua celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak - pihak tertentu demi mendapatkan keuntungan pribadi. Sehingga apapun hasilnya, diharapkan menjadi hasil akhir yang terbaik dan adil bagi semua peserta.

" Proses ini sudah berjalan dengan benar, saya sangat mengapresiasi kerja panitia dan netralitas Pemdes Kebojongan. Secara pribadi dan instansi saya ucapkan selamat kepada saudara Apri Nur Harto. Pesan saya adalah, jadilah pelayan masyarakat yang baik, bijak, ikhlas dan profesional," katanya.

Pada penghujung acara, pria yang terkenal humoris dan sangat humanis ini berbagi sekelumit cerita tentang pengalamannya sebagai pemimpin. Bahwa perlunya seorang kepala wilayah untuk memahami tiga aspek dalam memimpin, yaitu, geografi, demografi dan ipoleksosbudhankam.

" Dengan menguasai tiga aspek yang meliputi, luas wilayah, potensi, populasi penduduk, profesi, kultur dan karakter masyarakat, akan memudahkannya dalam menjalankan tugas dan mengatasi setiap persoalan yang muncul ditengah - tengah masyarakat, " pungkasnya.(JS).

Editor : Oji
Powered by Blogger.