Cegah Banjir, Normalisasi Sungai Dan Saluran Air Dikebut

Saluran air tampak bersih dan lebar setelah dilakukan normalisasi. (Photo by Jumanto)
PEMALANG - Mengantisipasi banjir yang kerap melanda warga Dusun Suwiyu setiap memasuki musim penghujan, Pemerintah Desa Loning, Kecamatan Petarukan mempercepat normalisasi saluran air dengan mengeruk endapan lumpur dan sampah yang menyumbat sungai ataupun saluran pembuangan air di pemukiman warga.

Wahyudin, Kades Loning mengatakan, sedianya rencana normalisasi sungai dan saluran pembuangan air ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober lalu, namun terkendala dengan jadwal kontrak alat berat yang sangat padat, sehingga baru bisa dilaksanakan dibulan Nopember ini.

Mengingat sudah memasuki musim penghujan, Wahyudin beserta jajaran Pemdes Loning menargetkan proses normalisasi sungai dapat dituntaskan dalam hitungan hari, tujuannya adalah supaya tidak ada lagi luapan air yang menggenangi pemukiman warga kendati hujan turun dengan intensitas yang tinggi.

"Ini sifatnya yang sangat mendesak, maka pelaksanaannya kita kebut. Mengenai biaya, kita tanggung sama - sama (Swadaya.red)," terang Wahyudin, saat ditemui dilokasi, Jum'at (22/11/19) siang.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran normaslisasi adalah aliran sungai yang melintas dari perbatasan Desa Bulu (Dusun Suwiyu) hingga perbatasan Desa Klareyan (Dusun Kedemungan), sepanjang 1.500 meter dan sejumlah saluran pembuangan air di pemukiman rawan banjir.

"Kami berharap apa yang kita lakukan dapat mengatasi persoalan ini. Dan kami menghimbau kepada masyarakat, jangan ada lagi yang membuang sampah di aliran sungai ataupun saluran induk pembuangan air yang akan menghambat aliran air dan menjadi penyebab utama terjadinya banjir ," pungkasnya.*

Reporter : JS
Editor      : Yoyon P
Powered by Blogger.