Langkah Solutif Atasi Krisis Air Bersih Desa Gunungjaya

Kades Gunungjaya Sugeng Riyadi sedang bersama warga yang antri untuk mendapatkan air bersih.
PEMALANG - Bencana kekeringan dan krisis air bersih yang melanda wilayah Pemalang Selatan, hingga hari ini masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah. Letak geografis dan kemarau panjang adalah faktor utama yang menyebabkan sumber air warga seperti sumur, mata air gunung dan sungai di wilayah tersebut mengering.

Kondisi inilah yang kemudian mendorong Sugeng Riyadi, Kepala Desa Gunungjaya, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, bergerak cepat untuk mendapatkan bantuan pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang.

"Satu hari setelah saya hubungi, pihak BPBD langsung menyalurkan bantuan air bersih untuk warga kami. Ada 14 tangki dengan volume 5000 liter dan ada tambahan 5 tangki lagi dengan volume 6000 liter yang disalurkan kepada warga Dusun Simbarjaya," katanya, saat dihubungi via telefon, Minggu (03/11/19).

Dropping air bersih yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Pemalang di Desa Gunungjaya beberapa hari yang lalu, merupakan jawaban pemerintah atas keresahan masyarakat akan kebutuhan air yang bersifat situasional. Lebih dari itu, Sugeng telah menentukan langkah solutif yang bersifat jangka panjang, dengan merencanakan pembuatan sumur bor di dukuh Penyawungan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, dalam hal ini, pemerintah desa juga bisa memanfaatkan Dana Desa (DD). Yang jelas kita butuh tenaga teknis (Ahli.red) untuk menemukan lokasi sumber air yang memadai dan menentukan sistem distribusi seperti apa, supaya air bisa naik dan sampai di rumah warga," katanya.

Sebagai seorang pemimpin tentu Sugeng Riyadi selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan mampu menjawab kekhawatiran masyarakat Gunungjaya dengan memberikan kepastian bahwa, krisis air bersih yang mereka alami saat ini, tidak akan terjadi di masa yang akan datang.

Reporter : JS
Editor      : Oji
Powered by Blogger.