Antispasi Banjir Warga Pemalang Diimbau Jaga Lingkungan

PEMALANG - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang membuat sejumlah ruas jalan tergenang air. Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang telah melakukan langkah antisipasi dini dalam mengatasi banjir dan genangan air selama musim hujan.

Bupati Pemalang, H. Junaedi, SH mengajak kepada seluruh warga waspada dengan antisipasi dini bencana seperti banjir, angis kencang dan longsor. Junaedi mengingatkan, sejumlah bencana berpotensi terjadi di Kabupaten Pemalang di saat musim hujan.

Oleh karenanya, Junaedi telah meminta agar instansi terkait berkordinasi dengan unsur kewilayahan untuk mengantisipasnya dengan kegiatan lingkungan seperti membersihkan sungai.  “Kordinasi dengan aparat kewilayahan, kemudian Danramil, Kapolsek sebagai upaya persiapan menghadapi musim hujan,” katanya, Selasa (31/12/2019 malam.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Pemalang, Ir Sudaryono, mengungkapkan berdasarkan hasil monitoring dan laporan yang masuk, terjadinya genangan diakibatkan oleh tersumbatnya saluran drainase oleh sampah yang dibuang oleh masyarakat.

"Langkah-langkah antisipasi sudah dilakukan, tinggal kita harapkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Dengan kesadaran masyarakat, kita tidak tergantung dengan alat canggih untuk mengatasi sampah," katanya.

Pihak PUPR imbuh Sudaryono, sudah membenahi drainase dan normalisasi sungai, selain juga melakukan pembersihan sampah di saluran-saluran air yang menyumbat. Kegiatan normalisasi sungai dan pembenahan drainase di Pemalang merupakan perawatan rutin. "Dan kita selalu rutin memantau perkembangan yang terjadi, dengan menghitung debit air yang turun dari tiap-tiap bendungan yang ada," jelasnya.

Secara geografif karena Pemalang relatif datar, kebutuhan pompa air sungai kata Sudaryono, belum terlalu urgent. "Tapi ke depan tetap dibutuhkan pompa untk percepatan buang genangan," pungkasnya.(JLK/Red)
Powered by Blogger.