Dipenghujung 2019, Bupati Berikan Kepastian Hukum Kepada Publik Pemalang

PEMALANG - Setelah Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Pulosari, dipenghujung tahun 2019 ini, Bupati Pemalang, H. Junaedi kembali memberikan kepastian hukum hak atas tanah dengan membagikan sertifikat hasil program PTSL secara massal kepada publik Pemalang.

Senin (16/12/19), Berpusat di Balai Desa Wonokromo, Kecamatan Comal, sebanyak 1.214 sertifikat tanah dibagikan oleh Junaedi melalui Wakil Bupati Pemalang, H. Martono kepada warga di dua desa, yakni 788 untuk warga Desa Wonokromo dan 426 untuk warga Desa Gintung.

Imron Asnawi, Kades Wonokromo menilai suksesnya pelaksanaan program PTSL kali ini tidak terlepas dari peran banyak pihak, termasuk pemerintah. Lebih dari itu, ia mengaggap keberhasilan ini sebagai sebuah hadiah dari Pemkab Pemalang diakhir masa jabatannya. Untuk diketahui, dalam hitungan 8 hari kedepan, dirinya sudah memasuki Akhir Masa Jabatan (AMJ).

"Terima kasih yang sebesar - besarnya kepada bapak bupati. Bagi saya, ini adalah hadiah yang luar biasa sebelum jabatan saya berakhir. Dan hari ini saya merasa bangga, karena masih memiliki kesempatan membantu masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum atas tanahnya," tuturnya.

Sementara itu, Junaedi melalui teks sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Pemalang mengucapkan selamat kepada penerima sertifikat. Junaedi berharap sertifikat yang ia bagikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik - baiknya, terutama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.

"Atas nama Pemkab Pemalang, saya ucapkan selamat kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat. Saya berharap sertifikat ini bermanfaat dan kasus sengketa tanah yang seringkali terjadi, tidak terjadi lagi di Pemalang," katanya.

Pada kesempatan tersebut bupati juga memberikan apresiasi kepada Kepala ATR/BPN Kabupaten Pemalang yang telah mengawal pelaksanaan program PTSL dengan baik, begitupun kepada Kepala Bagian Tata Pemerintahan yang secara khusus diinstruksikan untuk menyelesaikan sengketa tanah yang terjadi ditengah - tengah masyarakat.

Perlu dipahami bersama, dengan memiliki sertifikat maka status kepemilikan hak atas tanah menjadi jelas, sehingga masyarakat Kabupaten Pemalang tidak perlu lagi cemas akan adanya sengketa kepemilikan tanah.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pemalang, H. Martono, Kasi IP BPN Pemalang, Turmudzi, Camat Comal, Fauzan beserta jajarannya, kades se-Kecamatan Comal serta 1.214 penerima sertifikat tanah.

Reporter : JS
Editor      : Oji
Powered by Blogger.