Jasad Bayi Ditemukan Warga Di Tepian Saluran Air

PEMALANG - Seonggok bayi berjenis kelamin laki-laki sempat membuat geger warga Dusun Karangsari RT. 07 RW. 02 Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Selasa (31/12/2019). Pasalnya, bayi tersebut ditemukan warga sudah tidak bernyawa di pinggir saluran air (Tersier). Dugaan sementara mayat bayi itu dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Peristiwa penemuan mayat bayi itu bermula ketika Kasnadi warga Dukuh Benteng, Desa Wanarata sedang mencari ikan sekira pukul 08:00 WIB. Secara tidak sengaja ia melihat seonggok jasad bayi ada di pinggir parit/sier, dia pun sontak terkejut. Karena itu Kasnadi langsung melaporkan penemuan jasad bayi pada warga lain, maka gegerlah warga, dan mereka beramai-ramai melihat penemuan mayat bayi tersebut.

Kemudian salah satu warga Dusun Karangsari yang bernama Yanto melaporkan hal tersebut ke Pemerintah Desa (Pemdes) Wanarata. Mendapat laporan penemuan jasad bayi, Pemdes Wanarata langsung melaporkan ke pihak berwajib yakni Polsek Bantarbolang.

Polsek Bantarbolang pun dengan sigap bergerak cepat menuju lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dipimpin langsung Kapolsek Bantarbolang AKP. Heru. Kapolsek AKP Heru juga mendatangkan Tim Forensik dari Polres Pemalang untuk penyelidikan lebih jauh.

" Untuk motifnya nanti sedang kami dalami," kata AKP Heru.

Bila melihat asal saluran/parit, itu merupakan anak sungai Comal, yang melintasi tiga desa yaitu Wisnu, Desa Semingkir dan Desa Sumurkidang.

"Karena itu kita akan berkoordinasi dengan Polsek kecamatan setempat, untuk bisa mengungkap siapa orang tua yang tega membuang bayi tersebut," ujar Kapolsek Bantarbolang AKP Heru.

Bayi masih lengkap dengan tali pusarnya berjenis laki-laki. Jika melihat kondisi jasad bayi diperkirakan meninggal sekitar 2 hari yang lalu dan jasad bayi langsung dibawa ke rumah sakit untuk penyelidikan lebih lanjut.

Nuryanto Poldes  Desa Wanarata yang melihat di temukan bayi tersebut mengutuk keras dan berharap tersangka bisa secepatnya di ketemukan dan dihukum seberat-beratnya, karena tega membuang bayi yang tidak berdosa itu.*

Laporan : Tresno
Editor     : Oji
Powered by Blogger.