Junaedi Kembali Bagi - Bagi Sertifikat

PEMALANG - Selasa (10/12), Bertempat di Balai Desa Tegalsari Barat, Kecamatan Ampelgading, atas nama Presiden Republik Indonesia, Bupati Pemalang H. Junaedi menyatakan akan menyerahkan 52.000 sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bagi seluruh rakyat Pemalang, yang akan diterbitkan secara bertahap.

Junaedi menyebut, Pemerintah Kabupaten Pemalang mensupport dan memberikan dukungan penuh program nasional PTSL, bahkan targetnya adalah di tahun 2022 yang akan datang, Pemalang menjadi kota yang lengkap (Seluruh bidang tanah bersertifikat).

"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Kementerian ATR/BPN, Gubernur Jateng, Kanwil ATR/BPN, Kepala BPN Pemalang atas suksesnya program nasional PTSL di Kabupaten Pemalang, kami akan mendorong dan mendukung sepenuhnya," tegas Junaedi.

Sementara itu, atas nama masyarakat dan pemerintah desa, Sodikin, Kades Tegalsari Barat mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh bupati melalui Perbub No. 35 tahun 2018, yakni berupa bantuan dana yang disalurkan melalui program PTSL, sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk meringankan beban yang harus ditanggung masyarakat dalam rangka mendapatkan kepastian hukum hak kepimilikan atas tanahnya.

"Atas nama masyarakat dan pemerintah desa, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada Bapak Bupati atas dukungan dan suksesnya program PTSL di desa kami," ucapnya.

Lebih lanjut Sodikin mengatakan, sejatinya Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pemalang telah menerbitkan sebanyak 2.352 sertifikat tanah untuk warga desanya, namun mengingat jadwal kegiatan Bupati yang sangat padat, penyerahan sertifikat PTSL dilakukan secara simbolis dengan disaksikan sejumlah tamu undangan seperti, KRT. HM. Agus Sukoco, Ketua DPRD Pemalang, Mulyanto, Camat Ampelgading, Kades se-Kecamatan Ampelgading beserta sekitar 500 warga Desa Tegalsari Barat.

"Dari total 2.462 bidang tanah yang didaftarkan, BPN telah menerbitkan 2.352 sertifikat. Selebihnya, tidak bisa diproses karena tidak memenuhi kelengkapan administrasi. Saya berharap tahun depan, tanah di Desa Tegalsari Barat sudah bersertifikat seluruhnya," pungkasnya.

Reporter : JS
Editor      : Oji
Powered by Blogger.