Warga Semingkir Berharap, Batang Kayu Yang Tersangkut Di Jembatan Nambo Kali Comal Diangkat

Sebuah potongan batang kayu yang tersangkut di tiang jembatan Nambo yang membentang di kali Comal di Desa Semingkir, Kec. Randudongkal, Kab. Pemalang, Jawa Tengah. (Photo by Tresno).
PEMALANG - Salah satu penyebab terjadinya banjir dan tercemarnya sungai karena banyak sampah yang ada di sungai. Hal itu bisa disebabkan oleh perilaku manusia yang membuang sampah sembarangan atau karena memang peristiwa alam seperti rontoknya daun dari pohon yang tumbuh subur di pinggir kali, robohnya pohon karena faktor umurnya yang sudah usang dan sebagainya.

Seperti pantauan awak media Jurnal Pemalang di sungai Comal tepatnya di jembatan Nambo  Desa Semingkir, Kec. Randudongkal, Kab. Pemalang, Minggu, (22/12/2019). Ada yang menggelitik pandangan, potongan bogol pohon yang terbawa banjir masih menempel diantara penyangga jembatan, menurut warga masyarakat Desa Semingkir  yang tidak mau disebutkan namanya dan hampir setiap hari ada di jembatan Nambo, potongan batang kayu itu sudah satu tahun menempel di tiang jembatan itu.

"Batang pohon itu sudah lama ada di jembatan dari musim hujan taun lalu mas, tapi tidak tau petugas tidak berupaya membersihkan juga," kata warga yang enggan disebutkan namanya pada JP (Jurna Pemalang).

"Padahal kalo petugasnya menyuruh hampir setiap hari ada penjala ikan dan pencari pasir pasti mau di minta bantuan untuk menggeser batang pohon itu, tapi petugasnya kesanya diam saja padahal itu sudah hampir satu tahun, selain jadi kelihatan kotor juga membahayakan jembatan karena sampah banyak yang tersangkut," imbuhnya.

Warga berharap agar potongan batang kayu yang tersangkut di tiang jembatan Nambo yang membentang di kali Comal tersebut segera diangkat, karena berpotensi menyebabkan banyaknya sampah yang akan tersangkut pada potongan batang itu ketika ketinggian air sungai itu meningkat. Dan itu juga bisa merusak tiang penyangga jembatan.

"Harapan saya ya segera di bersihkan karena takut banyak sampah yang tersangkut lagi sehingga jembatan bisa saja roboh apalagi ini sudah mulai musim penghujan," pungkasnya.*

Laporan : Tresno
Editor     : Oji
Powered by Blogger.