Banjir Bandang, Hancurkan Rumah Warga Jatingarang


PEMALANG - Banjir bandang melanda Desa Jatingarang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang pada Sabtu (25/1/20) lalu. Luapan air Sungai Ijo dan Sungai Mumbu yang mengalir deras, menerjang permukiman warga hingga menghancurkan bangunan yang berdiri di bibir sungai.
Tidak tercatat adanya korban jiwa, namun akibat dari bencana ini sejumlah warga harus rela kehilangan tempat tinggalnya. Tak hanya itu, sebagian dari mereka bahkan harus menerima kenyataan harta bendanya hanyut terbawa banjir.

"Air masuk kedalam rumah setinggi perut orang dewasa dan sangat cepat. Akibatnya dinding rumah saya jebol, perabot rumah tangga, pakaian dan Genset saya hanyut tidak tersisa," tutur Mijan, saat ditemui di lokasi pengungsian.

Hujan deras yang berlangsung sekitar empat jam, menjadi penyebab utama terjadinya bencana banjir. Hal ini diutarakan oleh Anjang Tyas Asmara, Kades Jatingarang, Minggu (26/1/20). Sedangkan kerugiannya ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Namun demikian, ia bersyukur tidak ada korban jiwa.

"Bukan hanya banjir, hujan kali ini juga menyebabkan talud di tiga lokasi mengalami longsor dan menimbun rumah warga. Karena itu saya meminta kepada BPBD untuk segera menyalurkan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan para korban," katanya.

Kepala BPBD Pemalang, Wahadi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah meninjau langsung ke lokasi bencana. Ia memastikan bantuan berupa logistik dan material akan segera disalurkan.

"Saya pastikan, hari Senin (27/1/20) tim akan meluncur ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan kepada para korban," tegasnya.

Reporter : J'S

Powered by Blogger.