Motor Curiannya Kehabisan Bensin, Nurkholis Ditangkap

Tersangka jongkok di tengah mengenakan kaos warna merah kuning bergaris.
PEMALANG - Nasib apes menimpa Slamet Nurkholis (26 th) warga Desa Kebon Gede, Kecamatan Bantarbolang yang sedang asik menuntun hasil curian  kepergok oleh pemiliknya. Kasus Curanmor ini terjadi di Desa Kalitorong, Kecamatan Randudongkal, Kamis (09/01/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Nizam (41 th) warga RT. 02/02 Desa Kalitorong, yang berprofesi sebagia petani kehilangan motor bebek Yamaha Jupiter Z warna biru tahun 2003 No.Pol : G 2949 WP  yang biasa ia parkir di bekas galian pasir Kalitutul yang masih ikut Desa Kalitotong.

Seperti biasa menjelang adzan dhuhur Nizam hendak pulang untuk makan siang, namun dia terkejut karena motornya yang biasa terparkir di bekas galian pasir raib. Kemudian ia  pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Randudongkal. Setelah mendapatkan laporan tersebut selanjutnya Polisi bersama dengan Korban mendatangi  Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk olah TKP.

Sekitar jam 15.00 WIB Nizam yang masih duduk-duduk di sekitar TKP melihat tersangka (SN) sedang mendorong sepeda motornya.

"Saya pun langsung tanya katanya kehabisan bensin," ungkap Nizam.

Saat itu curiga bahwa sepeda motor yang didorong tersebut adalah sepeda motor  miliknya, dan benar saja itu memang sepeda motor miliknya terlihat dari stiker yang masih menempel dan ban yang masih baru.

"Saya pun langsung menelpon Suhadi temen saya untuk membantu mengamankan tersangka mas," kata Nizam kepada media Jurnal Pemalang.

Saat itu juga kemudian Tersangka (SN) langsung diamankan  dan dibawa ke kantor Balai Desa Kalitorong dan kemudian di glandang ke Polsek Randudongkal.

Menurut pengakuan tersangka (SN) bahwa dia sewaktu mengambil sepeda motor tersebut pada jam 10.00 WIB, saat diamankan tersangka hendak mengambil sepeda motor Supra Fit  miliknya yang pada pagi harinya diparkirkan di sebelah timur sekitar 10 meter dari tempat motor korban.

Atas kejadian tersebut tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun.

"Kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman  hukuman paling lama 5 tahun penjara," kata Kanit Reskrim Polsek Randudongkal Aipda Nurcholis.*

Reporter : Tresno
Editor      :  Oji
Powered by Blogger.