Polsek Randudongkal Ringkus Pelaku Penggelapan Kendaraan Bermotor

PEMALANG - Pelaku  penggelapan kendaraan bermotor diringkus Satuan Reserse Kriminal Polsek Randudongkal, Kamis (02/01/2020).

Pria bernama Kukuh Supriyatin (25 th) warga Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas adalah residivis kasus penggelapan, kali ini masuk bui karena terlibat kasus pencurian sepeda motor.

Tersangka  dibekuk polisi setelah ada informasi dari Polsek Ajibarang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas bahwa tersangka melarikan diri ke Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

Kanit Reskrim Polsek Randudongkal Aipda Nurcholis, Aipda M Yasir, Bripka Febriana dan Aipda Wisnu Eko P dari Reskrim Polsek Ajibarang menangkap tersangka di rumah pacarnya EK di Desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal.

"Itu pengembangan dari Polsek Ajibarang mas, bahwa tersangka mempunyai pacar warga Desa Karangmoncol, langsung kita dalami dan selidiki alhamdulilah pada pukul 22:30 WIB tersangka bisa kita ringkus di kediaman pacarnya," kata Kanit Reskrim Randudonkal kepada media Jurnal Pemalang.

"Tersangka  langsung kita bawa ke Polsek kemudian kita serahkan langsung ke Aipda Wisnu dari Polsek Ajibarang. Mengenai EK (pacar tersangka) karena tidak ada unsur keterlibatan kita lepaskan," imbuhnya.

Tertangkapnya pelaku berawal dari pengembangan laporan warga pada Sabtu (5/12/2019) warga Desa Tipar Kidul RT. 05/02 Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas pada jam 04:30 WIB Kukuh meminjam motor Honda SUPRA X tahun 2012  dengan Nopol R 2239 PE kepada Kisem  untuk  pergi ke pasar Ajibarang membeli bahan nasi goreng tapi sampe beberapa hari tidak di kembalikan. Kemudian Kisem langsung melaporkan ke Polsek Ajibarang.

Menindak lanjuti laporan itu, Sat Reskrim Polsek Ajibarang langsung bergerak menelusuri keberadaan pelaku. Dan dapatlah petunjuk ke desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

"Dan kita langsung berkordinasi dengan Polsek setempat dan alhamdulilah dapat kita ringkus mengenai BB kita  temukan di Batang," pungkasnya.

Tersangka dijerat pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara.*

Laporan  : Tresno
Editor      : Oji
Powered by Blogger.