Tugu Monumen Pahlawan Soetomo Diresmikan

PEMALANG - Tugu monumen Pahlawan Soetomo yang berada  di Dukuh Karang Pucung, Desa Wanarata, Kec. Bantarbolang, Kabupaten Pemalang diresmikan oleh Bupati Pemalang melalui perwakilannya, Minggu (12/1/2020). Peresmian berlangsung pukul 11:30 WIB - 11:45 WIB.

Hadir dalam peresmian tersebut Aunurofiq  (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kab.Pemalang)  yang mewakili Bupati Pemalang H.Junaedi yang tidak bisa hadir, Ida Mulyani aggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Danramil 09/Bantarbolang Kapten Arm Eko Budiharjo , Bpk.Luruh (Ketua DHC 45 Kab.Pemalang), Paspotmar Lanal Tegal Kapten Laut ((P) Subandi, Kodik Mar Surabaya Kapten Mar Amat Syafi'i, Kapolsek Bantarbolang AKP Heru, Kades Wanarata Elok Rahmawati, Danposal Tanjungsari Peltu Sugiri beserta Tomas, Toga dan Toda Desa Wanarata.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kab.Pemalang Aunurofiq sebagai perwakilan bupati dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Bupati Pemalang karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan di Jakarta dalam rangka Rakernas PDIP dan tidak mengurangi rasa syukur kita untuk acara peresmian Tugu Monumen Pahlawan Soetomo.

Desa Wanarata mempunyai sejarah yang tidak bisa disepelekan dalam sejarah memperjuangkan kemerdekaan RI.

"Dengan adanya Tugu Monumen Pahlawan Soetomo untuk dijadikan sebagai pengingat bagi generasi penerus terhadap para pejuang dan tidak meninggalkan sejarah bangsa," kata Aunurofiq.

Buku kecil tentang Soetomo.
Sementara itu, Kades Wanarata Elok Rahmawati mengucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan menyampaikan ucapakan terima kasih kepada panitia yang bisa menyelenggarakan acara peresmian Tugu Monumen Pahlawan Soetomo di Dukuh Karangpucung, Desa Wanarata.

"Dan alhamdulilah pembangunan yang menjadi harapan masyarakat Karangpucung bisa tercapai," kata Elok.

Pemugaran Tugu Soetomo di waktu yang lalu digagas oleh pemuda pasar wanarata (Kompas).

"Dulu tugu itu sangat memprihatinkan padahal banyak histori sejarah yang tertinggal di desa kami dan kami pemuda Wanarata yang tergabung dalam Kompas terketuk untuk bergerak agar peninggalan sejarah bisa dipugar, selain pahlawan Soetomo adalah legenda bagi warga desa kami, kami berusaha menyusun sejarah yang hampir hilang berserak dan kita sebagai generasi muda tak ingin sejarahnya tidak putus sampai disini," ungkap Obi dan Riyan tokoh pemuda Kompas.

"Tak hanya pemugaran Kami pun berusah menyusun jejak sang Letnan Soetomo yang tertuang dalam buku kecil, kita susun dari fakta dan saksi hidup menurut Untung  Sudiyanto sebagai penulis buku kecil MENELUSURI  JEJAK SANG LETNAN SOETOMO," imbuhnya.

Ida Mulayani anggota dewan dari  Komisi C yang beasal dari Desa Wanarata di sela-sela kegiyatan dalam peresmian Tugu Soetomo berpesan, setelah tugu diresmikan agar selalu kita jaga bersama nilai sejarahnya, kelestarianya dan keindahaanya, karena ini kebanggaan kita semua.

"Mudah-mudahan kedepan kita bersama sama bisa mengembangkan potensi yang ada di Dukuh Karangpucung dan sekitarnya, ini terutama potensi pariwisatanya, sehingga masyarakat sekitar bisa memperoleh penghasilan tambahan," kata Ida.

Acara dilanjutkan  pemotongan pita sebagai tanda peresmian oleh Aunurofiq diikuti, tamu undangan,tabur bunga di Tugu Monumen Pahlawan Soetomo  serta pemberian tali asih oleh Elok Rahmawati, Kades Wanarata  kepada saksi sejarah sebagai berikut ; Suma, Rawon, Rohidi, Marpu dan Casno.   

Kapten Mar Amat Safi'i, Kodik Mar Surabaya yang juga putra terbaik Desa Wanarata. Pada saat yang sama, juga dilakukan penyerahan bantuan pengadaan pohon tabe buya kepada Kades Desa Wanarata Elok Rahmawati.*

Reporter : Tresno
Editor      : Oji
Powered by Blogger.