Ditetapkan Sebagai Tersangka, Netizen Penghina Bupati Pemalang Minta Maaf


PEMALANG - Kasus penghinaan dan pencemaran nama baik oleh pemilik akun Facebook Hamu Fauzi terhadap Bupati Pemalang, H. Junaedi akhirnya terungkap. Kini pelaku ditetapkan sebagai tersangka setelah sebelumnya ditangkap oleh Satreskrim Polres Pemalang di Parung, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (12/2/20) lalu.
"Tersangka sudah kami periksa dan mengakui semua kesalahannya. Dia meminta maaf, juga memohon kepada bupati agar proses hukum tidak dilanjutkan," kata Edy Suranta Sitepu, Kapolres Pemalang dalam Press Conference, di Mapolres, Kamis (13/2/20) siang.

Ditegaskan oleh Kapolres, proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tersangka akan dijerat dengan pasal 45 ayat (3) No. 19 Tahun 2016 tentang ITE, dengan ancaman tuntutan 4 tahun penjara. Selain itu akan dikenakan pasal 310 dan pasal 311 KUHP.

Menanggapi hal tersebut, baik secara pribadi ataupun lembaga, Bupati Junaedi mengaku telah memaafkan perbuatan tersangka. Terlebih, ia merasa iba setelah Nur Azizah, ibunda dari Hamu Fauzi secara khusus datang untuk menyampaikan permohonan maaf kepadanya.

Namun begitu, proses hukum akan tetap berjalan sebagaimana yang dikatakan oleh Kapolres. Kecuali, kata bupati, jika yang bersangkutan bersedia meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Pemalang dan mengklarifikasi berita yang sudah terlanjur mencemarkan nama baiknya, maka dirinya akan berkoordinasi dengan Kapolres Pemalang agar dilakukan penangguhan penahanan.

"Secara pribadi dan lembaga saya sudah memaafkannya, akan tetapi proses hukum akan tetap berjalan. Kecuali, jika tersangka bersedia meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Pemalang dan mengklarifikasi berita yang sudah terlanjur mencemarkan nama baik saya," kata Bupati.

Sebagai informasi, pemilik akun Facebook Hamu Fauzi dilaporkan oleh Ormas Pemuda Pancasila beberapa waktu lalu karena diduga sengaja melakukan ujaran kebencian dan mencemarkan nama baik Bupati Pemalang, H. Junaedi.

Reporter : J'S

Powered by Blogger.