Kecamatan Moga Adakan Musrenbang Tahun 2020

PEMALANG - Musrenbang (Musyawaroh Perencanaan Pembangunan) kecamatan merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam usulan rencana kegiatan pembangunan desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten.

Tujuanya untuk menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan desa, yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamtan  dengan harapan penyelenggaraan Musrenbang kecamatan berlangsung dengan baik, efektif dan efesien untuk kemajuan pembangunan semua desa sesuai dengan undang undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah dan peraturan menteri dalam negeri yang sesuai dengan RPJMD Kabupaten Pemalang tahun 2016-2012 serta membahas dan menyepakati sesuai dengan renja perangkat daerah kabupaten.

Seperti di Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang,  Selasa (04/02/2020)  Pukul 10.00 s.d 14.30 Wib bertempat di Pendopo Kec. Moga dilaksanakan Musrenbang tingkat kecamatantahun 2020, dalam hal ini penanggung jawab kegiatan adalah Camat Moga Drs. Andri Adi, MSi.

Acara dihadiri oleh Muspika Kecamatan Moga, M Syafi’i, S.Ag (Anggota DPRD Kab.Pemalang fraksi PPP), Muhammad Akmal Amd (Anggota DPRD Kab.Pemalang Fraksi PKS), Imam Subandi (Kasi Sosbud Bappeda Kab.Pemalang) OPD Kab.Pemalang, Para Kades se Kec. Moga dan para perwakilan desa se Kecamatan Moga.
       
Musrenbangcam untuk tahun ini bertema  "Pengembangan Sumberdaya Manusia Berkualitas Menuju Pemalang Yang Sejahtera".

Camat Moga Drs Andri Adi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan  bahwa untuk anggaran ADD tahun 2020 Kec. Moga sebesar RP.  5.790.156.000 sedang DD tahun 2020 Kec. Moga sebesar Rp. 16.832.803.000.

Di Kecamatan Moga masih ada beberapa hal yang belum berhasil, contohnya Pasar Moga, untuk Kec. Moga sendiri semua desa tidak ada yang mempunyai pasar, dalam potensi wisata Kec. Moga yang perlu dikembangkan yaitu banyaknya air bisa dimanfaatkan untuk membuat kolam renang atau yang lainnya.
       
M Syafii, S.Ag (Anggota DPRD fraksi PPP) dari dapil V juga menyamapikan ada 8 kawasan bebas rokok.

"Kita punya 8 kawasan tanpa rokok, kita mensosialisakan kawasan tersebut agar segera terealisasi, DPRD Kab Pemalamg juga bagian dari pemerintahan, kami meminta kepada Pemerintah apabila membangun agar berkordinasi dengan kita, contohnya pembuatan draenase yang dilaksanakan di Pasar Moga terlalu tinggi. Saya mewakili masyarakat agar pembangunan tersebut diperbaiki," kata M Syafi'i.

Tahun ini DPRD Kab.Pemalang akan menyelesaikan Perda Desa tentang Pilkades  dari batas usia Kepala desa dibatasi atau tidak, Perangkat desa perlu dirotasi atau tidak kecuali Kadus.

"Kami dari Dapil V akan memperbaiki data kemiskinan agar bantuan tidak salah sasaran. Dalam hal Progam kesehatan salah satunya yang menjadi fokus kita salah satunya Stanting, di pendidikan juga  GTT (Guru Tidak Tetap) agar mendapatkan kesejahteraan dari pemerintah daerah, agar diangkat jadi Guru pengganti dan mendapat SK Bupati agar bisa mengajukan sertifikasi non PNS. Kami juga akan mendorong agar  Pasar Moga dibuat dan ditata dengan baik, kalo desa mampu membuat pasar tradisional silahkan, ntuk pariwisata Kecamatan Moga tertinggal dari Kec.Pulosari, namun kita bisa membuat wisata religi yang ada di desa walangsanga," imbuh M Syafi'i.

Sementara itu, Kasi Sosbud Bapedda Kab. Pemalang Imam Subandi menjelaskan bahwa  kemiskinan Kab.Pemalang masih tinggi diangka 15,41 %, untuk Kec.Moga masih dibawah garis merah, dengan pengangguran 4,49 %, IPM rendah 65.67 % tingkat Jateng No. 2 dari bawah. Derajat kesehatan masih rendah, Stunting 16,95 %, masih tingginya kematian ibu. Dan angka penggangguran di Pemalang juga masih tinggi meski kondisi jalan 59,80% masih bagus.

Dalam hal itu para Kades dan perwakilan desa juga memaparakan dan mengajuan pembangun fisik dan non fisik kepada camat serta Opd yang hadir dalam Musrenbangkec.

Acara akan berlangsung selama  2 hari dan ditayangkan live streaming  ke media sosial  oleh Dispermasdes Kabupaten Pemalang.*

Reporter  : Tresno
Editor       :  Oji
Powered by Blogger.