PDIP Koalisi Dengan Golkar Usung Agus Sukoco-Eko Priyono di Pilkada 2020

PEMALANG - Agus Sukoco dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Eko Priyono dari Partai Golkar secara resmi menjadi Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Pemalang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada bulan September 2020 mendatang. Mereka telah mendapat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan H. Junaedi pada konferensi pers yang berlangsung di kantor DPC pada Kamis (20/2) sore.

Didampingi jajaran pengurus, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang H. Junaedi dalam paparannya mengatakan, bahwa sesuai dengan amanat DPP PDI Perjuangan mereka telah mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.

 "Sesuai dengan amanat DPP PDI Perjuangan yang diselenggarakan pada tanggal 19 Pebuari kemarin yang di dalamnya terdapat agenda pengumuman Bakal Calon yang direkomendasikan oleh DPP Partai, yang salah satunya adalah Kabupaten Pemalang perlu bapak/ibu ketahui bahwa sebagai mana lampiran surat DPP Partai No. 1196/4/DPP/2-2020 tanggal 18 Pebuari 2020  yang di dalamnya perihal pengumuman Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang direkomendasikan oleh DPP Partai," kata  H. Junaedi.

Disini banyak sekali lanjut H. Junaedi, termasuk ada 40 Balon kabupaten/kota dan propinsi,  yang diumumkan, termasuk yang didalamnya diantaranya Propinsi Jawa Tengah. Propinsi Jateng ada beberapa kabupaten/kota salah satunya Kabupaten Pemalang. Secara sah DPP Partai mengumumkan bahwa Kabupaten Pemalang yang direkomendasikan adalah HM Agus Sukoco, S.IP, M.Si sebagai calon bupati dan Eko Priyono , SH, MH sebagai calon Wakil Bupati.

"Kemarin itu saya informasikan kepada teman-teman kepada warga masyarkat Kabupaten Pemalang bahwa partai dimungkinkan dan diarahkan bisa berkoalisi dengan partai-partai yang ada," ujarnya.

"Dan Alhamdulilah Bapak Eko Priyono ini diusung oleh Partai Golkar. Berarti Pak Agus Sukoco dari PDI Perjuangan yang diperkuat oleh Bapak Eko Priyono dari Partai Golkar, jadi koalisi sementara dan tidak menutup kemungkinan partai-partain lain yang ingin bergabung dengan PDI Perjuangan dimungkinkan  seperti itu. Dan yang sudah ada adalah PDI Perjuangn berkoalisi dengan Partai  Golkar," tandasnya.

Lebih jauh H. Junaedi menambahkan, PDIP Kabupaten Pemalang pada saat penjaringan / penyaringan ada empat Balon Bupati dan ada 20 Balon Wakil Bupati Pemalang .

" Maka dari itu saya atas nama DPC Partai mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat termasuk para kader yang pernah ikut andil berkompetisi mendaftar sebagai bakal calon bupati maupun wakil bupati. Karena mau tidak mau, suka tidak suka bahwa dari penjaringan yang dilakukan partai mau tidak mau harus diputuskan satu pasang  calon, maka dari itu kepada teman-teman yang sudah ikut mendaftar di PDI Perjuangan saya haturkan terima kasih atas peran sertanya," ungkapnya.

"Dan yang kedua bahwa setelah dipertimbangkan berbagai hal oleh DPP diputuskan saudara HM Agus Sukoco dan H. Eko Priyono. Maka sekali kepada para simpatisan, para pendaftar saya ucapkan terima kasih dan tentunya kepada kader-kader partai yang sudah ikut andil mendaftarkan diri sebagai calon bupati maupun wakil bupati untuk bisa legowo memgamalkan rekomendasi partai, melaksanakan perintah partai tidak ada kecuali satu pun mengamankan perintah partai yang telah diperintahkan oleh DPP kepada simpatisan dan kader-kader partai," tutur H. Junaedi menegaskan.

"Dan tentunya sekali lagi tidak menutup kemungkinan kepada partai-partai lain bisa bergabung dengan kita. Atas keputusan dari DPP Partai," ungkapnya.

Partai yang sudah bergabung sementara ini partai Golkar.
Terkait Golkar yang sekarang sedang rapat hari ini sudah diputuskan bahwa Golkar gabung dengan PDIP. Sama.seperti di Purbalingga Golkat gabung ke PDIP.

"Bahwa hari ini PDIP dan Partai Golkar sudah siap berlaga di Pilkada 23 September 2020," pungkasnya.*

Reporter  : Roji
Powered by Blogger.