BAGUNA PDIP in Action, Terjun ke Lokasi Bencana Tanah Longsor dan Kebakaran Rumah

Koordinasi lintas sektoral di rumah warga yang terkena musibah kebakaran dan tanah longsor di Dusun Tlaga, Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Minggu (1/3).
Pemalang - Setiap insan di jagad semesta ini tiada yang mau jika harus mengalami peristiwa yang tidak diduga, terlebih jika peristiwa itu adalah peristiwa musibah yang akhirnya membuat kehidupan kita semakin susah. Musibah datang sewaktu waktu tanpa mengenai pangkat, derajat, bahkan status ekonomi ini datang juga tidak mengenai musim hujan atau kemarau. Musibah pun datang tanpa mengabari, telpon, sms, atau sekedar memberikan isyarat akan kedatangannya.

Baca juga : BAGUNA PDIP Pemalang, Kerahkan Jiwa Raga Demi Sesama

Hal tersebutlah yang terjadi di Dusun Tlaga, Desa Tlaga Sana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Desa yang terletak di sebelah Tenggara Kabupaten Pemalang ini harus dilanda peristiwa tanah longsor yang mengakibatkan retaknya dinding rumah warga, bahkan membuat was-was warga di desa tersebut. Bagaimana tidak. Desa yang memiliki 8 buah Dusun ini juga memiliki daerah yang sangat rawan dilanda longsor, baik skala kecil, sedang, bahkan besar.

Baca juga : Stabilkan harga bahan pokok, Komite Pedagang Pasar Pakai Produk Bulog, Dirikan Rumah Ekonomi Rakyat & Aplikasi

"Di Desa ini tiap dusunnya rawan tanah longsor, mas. Total ada 8 buah dusun," ungkap Ridwan, Kepala Desa Tlagasana pada Minggu (1/3) lalu.

Ketika tim kami berada di lokasi, kami pun mendapatkan laporan jika ada salah satu rumah yang mengalami tanah longsor yang tepat di belakang rumahnya. Peristiwa itu sontak saja membuat kami, para tim relawan dari Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDIP, BPBD, Kepala dan Perangkat Desa TlagaSana, bahkan Camat Watukumpul kaget dan bergegas menuju rumah tersebut.

Dikatakan oleh Ketua BAGUNA PDIP Pemalang, Ir. Sudarsono, pihaknya langsung menuju lokasi rumah yang longsor dan membantu pemilik rumah untuk mengevakuasi barang berharga mereka, yang dikhawatirkan akan ada longsor susulan. Karena mengingat kondisi cuaca dan medan yang rawan longsor.

"Personel BAGUNA PDIP Pemalang yang ada dilokasi langsung membantu evakuasi barang dan pemilik rumah yang dikhawatirkan akan ada longsor susulan," katanya.

Kedatangan tim relawan BAGUNA PDIP Pemalang yang awalnya mendapatkan kabar peristiwa terbakarnya 11 rumah warga dusun Tlaga, pihaknya segera meluncur ke lokasi tersebut. Sesampainya di lokasi, tim BAGUNA PDIP Pemalang pun langsung bergerak bahu membahu membantu membersihkan dan menyingkirkan puing sisa kebakaran yang melanda 11 rumah tersebut.

"Kami dapat kabar ada kebakaran ya kami kesini. Sudah kewajiban kami hadir membantu para warga yang terkena bencana seperti saat ini. Ini pun kami kaget ketika mendengar ada rumah yang mengalami tanah longsor. Pada akhirnya tim kami bagi tugas. Ada yang di lokasi kebakaran," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tlagasana, Ridwan, dirinya mengatakan, pihaknya masih mendata jumlah nilai total kerugian peristiwa kebakaran.

"Ada 11 rumah warga yang terkena kebakaran. 8 rumah rusak berat, 3 rumah rusak ringan. Awalnya dari proses pengeringan Jagung di dalam rumah warga. Saat proses itu, si pemilik rumah kemudian pergi ke ladangnya hingga kondisi api pengering tidak terkontrol. Dan kemudian terjadilah kebakaran tersebut. Saat ini kami sedang melakukan pendataan tafsiran kerugian akibat peristiwa kebakaran itu. Soal kerugian akibat tanah longsor juga sedang kita data lebih lanjut," imbuhnya.

Memungkasi pembicaraan, Camat Watukumpul, Umroni, mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Pemalang guna mensuplai kebutuhan dan keperluan para korban bencana alam tersebut.

"Mendengar kejadian tersebut, kami langsung koordinasi dengan semua sektor, termasuk Pemda Pemalang. Guna mensuplai kebutuhan dan keperluan pengungsi. Kami selalu menghimbau pada semua warga masyarakat Watukumpul terutama yang terletak di daerah rawan bencana, untuk tetap waspada akan adanya bencana alam,"  pungkasnya.

Dari pantauan kami, hingga saat ini bantuan masih berdatangan ke posko pengungsian korban tanah longsor dan kebakaran. (Dentang)
Powered by Blogger.