Satu Balita Positif Covid-19, 2 PDP Meninggal Dunia


CILACAP - Balita RAA (4) dinyatakan positif terjangkit Covid-19 oleh tim medis RSUD Cilacap, Rabu (25/3/20) petang. Anak pasangan HM (30) dan KH (28) yang berdomisili di Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, semula hanyalah pasien dalam pengawasan (PDP).

Informasi ini disampaikan oleh H. Tatto Suwarto Pamuji, Bupati Cilacap melalui video berdurasi 2 menit 12 detik yang diunggahnya malam ini (Rabu, 25/3/20).

Dijelaskan, pasien masuk ruang perawatan rumah sakit sejak Senin (16/3/20) lalu, usai melakukan perjalanan dari Jakarta dan Sumedang, Jawa Barat.

“Kondisi pasien stabil, namun masih menjalani perawatan di ruang isolasi dan ditangani secara khusus oleh tim medis RSUD Cilacap,” katanya.

Bupati Tatto menegaskan pihaknya akan melakukan contact tracing dan menerapkan karantina bagi orang-orang yang pernah kontak fisik dengan pasien.

Sampai dengan hari ini, kata bupati, tercatat ada 123 orang dalam pemantauan (ODP) dan 21 pasien dalam pengawasan (PDP) dengan perincian, 9 orang dinyatakan negatif dan 2 orang meninggal dunia, selebihnya sedang menunggu hasil laboratorium.

Bupati meminta masyarakat tidak panik, tetap tenang, waspada dan mematuhi himbauan serta aturan yang telah ditetapkan oleh Pemkab Cilacap.

“Pesan saya, jaga kesehatan, cuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi dan jauhi kerumunan. Tetap di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak dan segera memeriksakan diri jika ada gejala yang mencurigakan,” himbaunya.

Penulis: Jumanto Sastro

Powered by Blogger.