Jembatan Ambruk, Kades Bongas Minta Pemkab Pemalang Segera Perbaiki


PEMALANG- Bencana alam menerjang Kabupaten Pemalang secara bertubi-tubi. Setelah sepekan lalu memutus dua jembatan di Desa Pagelaran, Kecamatan Watukumpul, kali ini pada Minggu (15/3/20) banjir menyasar jembatan penghubung Desa Bongas dan Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul. Akibatnya jembatan ambruk.

Anto dan Nuhri adalah warga Desa Bongas yang menyaksikan detik-detik jembatan di desanya itu ambruk. Keduanya mengatakan, hujan lebat berlangsung sejak siang hingga petang tadi serta kontur tanah yang labil menjadi faktor utama terjadinya bencana hari ini.

"Hujan lebat dari jam 2 siang sampai jam 5 petang, kemudian Kalipolaga banjir. Arus banjir yang sangat deras menggerus tiang penyangga hingga jembatan ambruk," terangnya.

Kepala Desa Bongas, Arum Subiyakta menaksir kerugian mencapai 250 juta. Ia meminta, Pemkab Pemalang menganggarkan untuk perbaikan ditahun ini. Alasannya, jika tidak segera diperbaiki maka aktivitas ekonomi, pendidikan dan pertanian akan terhambat.

Sementara Kepala BPBD Pemalang, Wahadi saat dihubungi Jurnalpemalang.co.id mengaku baru mendapat laporan dari Camat Watukumpul, Umroni setelah pukul 19:00 WIB malam ini. Untuk itu, ia memutuskan akan datang ke lokasi bencana besok pagi
(Senin, 16/3/20), mengingat medannya yang cukup terjal.

"Ya benar, saya baru menerima informasi dari pak camat sekitar jam 7, malam ini. Besok kita cek lokasi dan saya berkoordinasi dengan dinas terkait agar ditangani," katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan peta bencana BPBD Kabupaten Pemalang, Desa Bongas masuk dalam jajaran daerah rawan bencana banjir, erosi dan tanah longsor.

Reporter : Tres/J'S
Powered by Blogger.