Kades Desa Bulakan Lakukan Pengasapan Hama Tikus

PEMALANG - Petani di Desa Bulakan saat ini resah. Pasalnya tanaman padinya diserang hama tikus. Karena itu, untuk mencegah serangan hama tikus agar tidak semakin meluas, Kepala Desa Bulakan Sigit Pujiono bersama kelompok tani melakukan pengasapan dengan menggunakan redentesida racun pernapasan berbahan aktif belerang, Kamis (12/3/2020). Dalam melaksanakan kegiatan tersebut,  Kades menggandeng Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan dan Babinsa Koramil Kecamtan Belik.

"Semoga hama tikusnya tidak meluas yah gaes," kata Kades Bulakan Sigit Pujiono.

Sebagai mana  salah satu permasalahan yang sering meresahkan para petani  adalah serangan hama tikus.Tikus sudah sejak lama menjadi musuh para petani yang kerap sukar diantisipasi.

Gerakan Pengendalian Hama Tikus  secara terpadu dilaksanakan akibat beberapa petak sawah di Blok Amba, Desa Bulakan di serang hama tikus dan hampir 1 hektar yang terdampak.Tepatnya di jalan  tanjakan Ciluk Ba, Kamis (12/3/2020).

Sementara, Suripto selaku dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Belik dan Agus Suseno dari Lembaga Pengamatan Hama dan Penyakit mengatakan, Gerakan Pegendalian Hama Tikus secara terpadu ini menggunakan  pengasapan redentesida racun pernafasan berbahan aktif belerang.

"Dan efek pengasapan ini tikus langsung lemas dan matanya mengeluarkan darah, penggunanya pun sangat mudah hanya di bakar terus di masukan ke dalam lubang sarang tikus," kata Suripto.

Sigit Pujiono disela-sela kegiatan  menyampaikan, dengan adanya kegiatan pengendalian hama tikus ini diharapkan akan menekan populasi tikus.

“Hasil panen tahun ini semoga cukup bagus. Kalau hama tikus ini jika dibiarkan dapat berkembang biak dengan cepat. Jika para petani sedikit lengah saja, membuat hama tikus yang selama ini meresahkan masyarakat semakin tumbuh pesat," ujar Sigit Pujiono.

“Saya berharap agar hama tikus tidak meluas ke daerah lain dan masyarakat secara swadaya bersama-sama memberantas tikus sawah yang mengancam tanaman padi di wilayahnya," pungkasnya.*

Penulis  : Tresno
Editor    : Oji
Powered by Blogger.