Terdakwa Yang Bela Dirinya Saat Di Keroyok Debt Collector Di Pekalongan Di Sidangkan

Pekalongan - Andi terdakwa yang memukul salah satu anggota dari lima orang Debt Collector yang mengeroyoknya, dengan gelas tempat minumannya, lantaran membela diri, agar terdakwa bisa melepaskan cekikan korban dengan memukulkan gelas ke Debt Collector, kejadian sebulan yang lalu, kini pada Selasa (10/3/2020) di sidangkan di Pengadilan Negeri Pekalongan.

Baca juga : Ciptakan Wilayah Kondusif, Babinsa Sangkrah Laksanakan Patroli Malam

Agenda sidang  adalah pembacaan keterangan saksi, terkait Dmdugaan Penganiayaan  yang menimpa salah satu anggota Debt Collector yang melapor lantaran dipukul oleh terdakwa dengan menggunakan gelas.

Dalam keterangannya di depan majlis hakim Wasna, saksi sekaligus pemilik warung tempat terjadinya pengeroyokan terhadap terdakwa menjelaskan, bahwa dirinya menyaksikan terdakwa yang dipukuli oleh sekelompok Debt Collector.

"Kemudian salah seorang Debt Collector mencekik terdakwa, yang kemudian secara spontan terdakwa meraih gelas tempat minumanya dan memukulkannya untuk melepaskan cekikan  Debt Collector,"  kata Wasna di hadapan Majlis Hakim.

Baca juga: Bupati Pemalang Himbau Masyarakat Agar Tidak Panik Dan Tetap Tenang

Saksi juga menjelaskan, bahwa terdakwa dikeroyok lantaran merekam aksi sekawanan Debt Collector yang hendak mengambil motor secara paksa di jalan depan warung milik saksi dengan menggunakan handphone.

Terdakwa didampingi oleh dua orang Pengacara dari Aliansi Indonesia yaitu Bayu Geri Yanto, SH dan Indra Firmansyah Lubis, SH.

Seusai sidang, Bayu Feri Yanto, SH kepada media mengatakan, pasal 49 KUHP di situ dijelaskan seseorang yang mempertahankan hak dan pembelaan terhadap diri sendiri maupun orang lain, tidak dapat dipidanakan.

"Ini jelas amanah undang undang yang harus ditegakan," tandas Bayu Feri Yanto, SH kepada awak media saat di depan Ruang Sidang. (Soluhin K)
Powered by Blogger.