Stabilkan harga bahan pokok, Komite Pedagang Pasar Pakai Produk Bulog, Dirikan Rumah Ekonomi Rakyat & Aplikasi

BEKASI - Komite Pedagang Pasar (KPP) masih memproses dua aplikasi online untuk memudahkan warga membeli kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus bertujuan untuk menstabilkan harga sejumlah bahan pokok yang tengah mengalami kenaikan harga.

Baca juga : BAGUNA PDIP Pemalang, Kerahkan Jiwa Raga Demi Sesama

Menurut Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad, usai membuka kegiatan road show perdana se Jabodetabek, sosialisasi seluruh produk Badan Urusan Logistik (Bulog) dan penjualan langsung kebutuhan bahan pokok dengan harga murah, di jaringan distribusi penjualan dan wirausaha bersama "Rumah Ekonomi Rakyat" Anak Cabang Kecamatan Babelan, yang berlokasi di perumahan Pondok Ungu Permai (PUP) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/3), dua sistem aplikasi online ini nantinya akan bisa diakses masyarakat dengan sistem bayar di tempat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok di masyarakat yang tentunya dengan harga yang ekonomis, saat ini di lakukan offline pemesanan di Rumah Ekonomi Rakyat (Rekor) di berbagai tingkatan dan pengiriman barang bahan pokok langsung ke rumah masyarakat, dengan sistem bayarnya barang sampai di bayar cash seluruhnya (COD) lewat transfer.

Oleh karenanya, menurut Rosyid, upaya penjualan bahan pokok dengan harga murah rutin setiap hari terus dilakukan di lokasi perumahan, permukiman rumah warga, majelis taklim, pondok pesantren dan warung kuliner, khususnya di wilayah se Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) demi meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok. Bahkan produk kebutuhan bahan pokok yang disuguhkan juga telah bekerjasama dengan pihak Badan Urusan Logistik (Bulog), yang sejauh ini warga telah merasakan manfaatnya.

Baca juga : Hari ini, 125 Calon PPS Di Pemalang Mengikuti Computer Based Test (CBT)

"Bahan pokok ini memang hasil kerjasama kami dengan BUMN Bulog, jadi warga tidak perlu khawatir dengan produk yang ada di kami, itu semua produk Bulog yang kualitasnya sangat bagus dan harganya murah di bawah harga pasar". ujar Abdul Rosyid Arsyad Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP).

Lebih lanjut, Rosyid menambahkan, selain penjualan skala jumlah kecil dan jumlah besar berbagai jenis bahan pokok. Komite Pedagang Pasar (KPP) melalui Rumah Ekonomi Rakyat (Rekor), telah menawarkan juga ke masyarakat paket sejumlah bahan pokok seperti beras, gula pasir, tepung terigu dan minyak goreng yang dijual, seharga 50 ribu yang dinilai lebih ekonomis terlebih untuk harga gula saat ini di pasaran terbilang naik atau di kisaran 13 ribu sampai 14 ribu perkilonya.

Diketahui Komite Pedagang Pasar (KPP) mendirikan jaringan distribusi penjualan dan wirausaha bersama yang bernama, Rumah Ekonomi Rakyat (Rekor) yang tidak membatasi siapapun dan berapapun jumlah yang akan dibeli produk bahan pokok tersebut. Bahkan mempersilahkan warga dan pemilik warung kuliner untuk mendatangi lokasi Rumah Ekonomi Rakyat (Rekor), yang sudah ada di wilayah 14 kota dan kabupaten se Jabodetabek untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang murah dan apabila ada warga dan pemilik usaha kuliner yang memesan bahan poko di Rumah Ekonomi Rakyat (Rekor), bisa langsung diantarkan ke rumah pembeli skala kecil dengan radius paling jauh 500 meter dan skala besar minimal pemesanan 1000 Kg/1 Ton di kirim hanya di wilayah se Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).(red)
Powered by Blogger.