Jelang Buka Puasa, Pegawai DKP Kab. Pemalang, Bagi-bagi Sembako Dan Masker


JURNALPEMALANG.CO.ID, PEMALAMG - Momen bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dimanfaatkan oleh pegawai di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Secara kuntengan atau patungan pegawai di lingkungan DKP Kabupaten Pemalang melakukan bhakti sosial berupa bagi-bagi paket sembako sebanyak 175 bungkus dan masker 250 pcs kepada masyarakat nelayan rajungan di Desa Danasari, dan masyarakat tidak mampu  di sekitar Kota Pemalang, Sabtu (25/4/2020).

Kegiatan menjelang buka puasa itu, dipimpin langsung oleh Kadis DKP Pemalang Suharto.Pembagian sembako dibagi menjadi dua tim yaitu tim yang membagikan sembako di sekitar Kota Pemalang dan tim yang membagikan paket sembako pada nelayan rajungan yang menjadi binaannya.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kab. Pemalang Suharto, kegiatan pemberian sumbangan kepada para nelayan itu karena merasa simpati atas keperihatinan para nelayan rajungan yang saat ini harganya turun drastis.

" Ini kami lakukan dalam rangka kami simpati kepada nelayan khususnya nelayan rajungan, karena harga rajungan saat ini turun drastis, dari harga Rp. 90 ribu sekarang turun sekitar harga Rp 30 ribu. Untuk perbekalan saja mereka kewalahan sehingga saya dan teman-teman di DKP ala kadarnya dengan dana kuntengan atau iuran karyawan yang ada di DKP Kab. Pemalang memberikan sumbangan paket sembako dan masker," kata Suharto.

Dia juga menghimbau kepada para nelayan rajungan agar tetap melaut untuk mencari ikan karena ikan adalah kebutuhan masyarakat.

"Walau pun saat ini setelah adanya covid-19, harga rajungan turun, tetap agar melaut," ujarnya.

Sementara Ketua Kelompok Nelayan Mina Baru  Badawi menuturkan bahwa keadaan nelayan rajungan tidak seperti biasa. Kelompok ini merupakan salah satu dari empat kelompok nelayan rajungan yang ada di Desa Danasari, Kec. Pemalang.

"Dari dulu dari harga Rp. 90 ribu perkilogram, turun Rp. 50 ribu sampai sekarang Rp. 33 ribu perkilogram, ini terjadi setelah adanya Covid-19," kata Badawi

Badawi menceritakan, pendapatan melaut saat ini juga menurun. " Pendapatan melaut saat ini 10 kg sampai 15 kg sekali melaut, berangkat dari jam 03:00 WIB sampai jam sebelasan," ujar Badawi.

Dia berharap dengan kondisi saat ini pemerintah dapat membantu untuk meringankan beban hidup para nelayan.*

Reporter : Roji
Powered by Blogger.