Ketua DPRD Pemalang Lakukan Sidak BPNT, Temukan Banyak Kejanggalan


JURNALPEMALANG.CO.ID,  PEMALANG - Jebret !! ada pemotongan Harga 15 ribu untuk profit agen  dalam penyaluran Bantuan  Pangan Non Tunai (BPNT) per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Hal itu disampaikan Hartoyo selaku perwakilan Bumdes Bersama (Bumdesma) Kecamatan Pemalang.


"Bumdesma sebagai supleyer tunggal, nilai belanja 185 Ribu sisanya 15 ribu sebagai keuntungan agen," ungkap Hartoyo kepada awak media usai dilakukan sidak oleh Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Agus Sukoco, Sabtu (25/04/2020).

Hal senada juga disampekan Ali Nasihin agen penyalur BPNT Desa Banjarmulya dan Eko Maryanto agen Desa Sewaka.

"Ini memang di luar kewajaran, namun harga tersebut dari jumlah sebesar Rp. 200 ribu yang disalurkan dari harga sembako memang mahal. Namun itu sudah jadi kesepakatan Bumdesma dan kespakatan dengan Simongklang," ungkap Eko Maryanto.

Dari penemuan  hasil sidak yang mendapati adanya temuan dan kejanggalan dari nilai bantuan yang harus diterima    (KPM) yang seharusnya mutlak Rp. 200 ribu atau seratus persen. Maka dari itu Ketua DPRD Pemalang Agus Sukoco akan memanggil Dinas Sosial, Bundesma dan pihak Bank.

"Hal itu dilakukan karena salah satu fungsi dewan adalah bentuk pengawasan," kata Agus kepada awak media usai Sidak penyaluran BPNT di Kecamatan Pemalang. (Tim)

Editor : Oji
Powered by Blogger.