Komunitas Pemalang Bersatu Peduli Bagikan Hand Sanitizer Dan Masker Ke Masyarakat

PEMALANG - Wabah Covid 19  belum berakhir. Pemerintah daerah tengah fokus pada upaya pencegahan dan meninimalisir kemungkinan berkembangnya virus dengan menerapkan kebijakan dan aturan yang telah ditetapkan. Selain itu, penyemprotkan cairan disinfectan hampir pada setiap sudut kota hingga pelosok desa dalam upaya pencegahan wabah virus pun telah berjalan.

Melihat kondisi tersebut, sebuah komunitas bernama "Pemalang Bersatu" di Pemalang pun tergerak. Wabah Covid-19 menjadi salah satu persoalan yang menurut komunitas ini harus disikapi dengan kepedulian.

Komunitas "Pemalang Bersatu" ini  bahkan sudah membagikan hand sanitizer kepada para pekerja dan masyarakat kurang mampu  sepekan setelah ramai wabah Covid 19 diberbagai Titik vital Keramaian Seperti Jl.Jendral Sudirman Pemalang, Alun2 Pemalang, Pasar Pagi, Pasar Anyar, Pasar Petarukan, Pasar Randudongkal, Pasar Moga, Pasar Beji, Pasar Banjardawa Dan beberapa titik di Kecamatan Watukumpul,

"Sedikitnya 3200  botol hand sanitizer dan 250 Pcs  Masker sudah dibagikan kepada pekerja lapangan dan masyarakat kurang mampu dan ini akan terus dibagikan secara berkala," kata Hengki Tri kurniawan selaku kordinator gerakan komunitas ini.

"Kami akan menarget 5000 ribu botol handsanitiser, Alhamdulilah sampai Kamis (2/3) siang hari ini, donasi sebesar Rp.15.478.100, 56 Liter hand sanitizer, 420 Pcs Botol, 89 pcs masker, donasi tersebut bersumber dari Penggalangan dana berbagai komunitas, namun ada juga yang bersumber dari donasi perorangan," ujarnya.

Komunitas Pemalang Bersatu selain bagi bagi hand sanitizer dan masker, para relawan juga melakukan giat penyemprotan disinfektan yang dilaksanakan di tempat-tempat ibadah seperti gereja Santo Lukas, masjid-masjid, tempat ziarah Makam Syech Samsudin dan beberapa mushola di Pemalang.

"Dalam waktu dekat komunitas Pemalang Bersatu juga merencanakan pembuatan tempat cuci tangan yang akan ditempatkan dibeberapa fasilitas umum. Untuk tahap awal komunitas Pemalang Bersatu menarget 20 tempat cuci tangan yang akan di tempatkan di tempat-tempat vital seperti area pasar, halte, dan taman-taman terbuka," tutur Hengki.

Menurut Hengki komunitas Bemalang Bersatu sudah bergerak sejak tahun 2010 dan sampai sekarang mereka masih ada, dan fokus membantu masyarakat yang terkena bencana.

"Kami punya sebuah grub whatsapp dan Media sosial untuk terus berkomunikasi dengan para anggota serta pelaporan donasi yang  masuk," ungkap Hengki.

Dalam kegiatan ini komunitas Pemalang Bersatu berkomitmen untuk terus berusaha melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pemalang.

"Maka dari itu kami selalu membuka donasi melalui Rek. BCA No 132-0442-997 a.n Hengki Tri Kurniawan, semoga dengan adanya kegiatan Pemalang Bersatu akan semakin banyak Komunitas Lain yang tergerak untuk bersama sama membantu upaya pemerintah untuk cegah virus korona secara bersama-sama.*

Penulis : Tresno
Editor    : Oji
Powered by Blogger.