Banyak Warga Mempertanyakan Asal Usul Dana Sumbangan DPRD Untuk Penanganan Corona, ini Jawaban Ketua DPRD

Pemalang - Merebaknya wabah virus corona di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, nampak tak bisa dianggap remeh oleh siapapun, baik itu temerintah maupun warga masyarakat. Wabah virus corona yang mulai muncul di China sekitar akhir Desember 2019 dan sudah menyebar hampir ke seluruh belahan jagad semesta ini menjadi perhatian khusus dan kerjasama yang kompak dalam penanganannya agar virus tersebut bisa musnah dengan cepat tanpa menambah jumlah korban. Berbagai daya dan upaya pun selalu dilakukan siapapun demi memperkecil penyebaran dan penularan virus yang sudah membuat ribuan korban jiwa. Penyemprotan cairan Disinfectan, pembagian masker serta cairan pencuci tangan (hand sanitizer.red), pendirian posko informasi dan pengecekan kesehatan, penyebaran dan penyampaian himbauan mengenai corona, hingga membudayakan pola hidup sehat agar tidak rawan terkena penyakit.

Hal itulah yang nampak nyata dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pemalang. Pihak DPRD Kabupaten Pemalang tampak nyata terjun langsung ke tengah tengah warga masyarakat dengan pembagian masker, hingga penyemprotan cairan disinfectan pun dilakukan atas kesadaran hati nurani dan keprihatinan pada para warga masyarakat yang seakan was was akan pandemi corona. Para wakil rakyat yang berkantor dikawasan Jalan Surohadikusumo Kabupaten Pemalang ini tampak rela menunda semua rencana kegiatan dalam kota atau luar kota, agar seluruh biaya kegiatan itu bisa disalurkan pada Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk kemudian digunakan sebagai dana penanganan covid 19 yang semakin memprihatinkan.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pemalang HM. Agus Sukoco, pihaknya menunda semua kegiatan dan mengalihkan dananya untuk penanganan corona di Kabupaten Pemalang.

"Kami menunda semua jadwal kegiatan DPRD baik itu rapat, kunjungan kerja luar kota, bimbingan teknis, atau bahkan kunjungan lokal. Karena semua dananya itu kami salurkan untuk penanganan covid 19 di Kabupaten Pemalang," katanya di Pemalang, Rabu (1/4).

Sebelumnya, (31/3), usai kegiatan penyemprotan disinfectan yang dilakukan semua element Pemerintah Kabupaten, DPRD, TNI, POLRI, BPBD, dan beberapa unsur, pihak DPRD Kabupaten Pemalang, secara simbolis Ketua DPRD menyerahkan sumbangan dana pada Pemerintah Kabupaten Pemalang yang digunakan untuk penanganan covid 19. Dana 2 Milyarrupiah yang diharapkan bisa dipakai untuk melengkapi kebutuhan dalam penanganan covid 19 seperti perlengkapan APD (Alat Pelindung Diri.red), masker, hand sanitizer, dan lainnya.

Ditambahkan oleh Agus Sukoco, ketika ditanya mengenai proyek fisik yang ada di Kabupaten Pemalang, pihaknya mengungkapkan jika proyek yang berasal dan bersumber dana (Semua proyek yang berasal dari Dana Alokasi Khusus), dari Pemerintah Pusat dihentikan, dialihkan untuk penanggulangan corona.

"Semu proyek fisik yang berasal dari DAK, dihentikan dulu. Karena untuk penanganan dan penanggulangan Covid 19," imbuhnya.

Memungkasi pembicaraan santai nan bermakna itu, pria paruh baya yang sudah malang melintang di dunia politik dan menjadi salah satu politikus senior Kabupaten Pemalang, pihaknya mengatakan, untuk sementara semua dana yang terkumpul, dikhususkan untuk perlengkapan penanganan penanggulangan corona, dan sedang dipikirkan untuk para keluarga pasien yang terpapar atau bahkan yang wafat karena covid-19.(Dentang)
Powered by Blogger.