Bupati Pemalang : Bagi Pengusaha Yang Melanggar Jam Malam, Ijin Usahanya Akan Dicabut


JURNALPEMALANG.CO.ID, PEMALANG - Bupati Pemalang H. Junaedi mengatakan bahwa bagi para pengusaha yang melanggar jam malam akan diberikan sangsi yang tegas, berupa pencabutan ijin usah. Hal itu disampaikan bupati kepada wartawan usai melepas mobil patroli sebagai tanda dimulainya penerapan "Jam Malam", di depan Pendopo Kabupaten Pemalang pada Rabu, (27/5/2020) malam sekitar pukul 21:00 WIB.


"Sangsi kepada pelanggar sebagai mana yang sudah kami sampaikan yang pertama teguran lisan, yang kedua teguran tertulis kemudian sampai dengan pencabutan ijin usaha bagi para pengusaha dan tentunya juga kalau kerumunan masyarakat akan mendapat pembubaran dari aparat penegak peraturan bupati itu sendiri," kata Junaedi.

H. Junaedi juga mengungkapkan, penerapan "Jam Malam" merupakan salah satu bagian menuju  "New Normal".

" Inikan salah satu, bahwa untuk menuju new normal salah satunya adalah mendisiplinkan diri, nanti kalau sudah new normal kan bagaimana? Siapa berbuat apa? Kan termasuk kita juga harus mempersiapkan fasilitasnya seperti apa, contoh di tempat-tempat usaha, mal dan sebagainya," ujar Bupati.

"Kita memberlakukan itu harus diikuti fasilitas yang sudah disiapkan, contoh sebagaimana arahan pak Kapolda, sebagai mana arahn Pangdam tadi, itu untuk dipersiapkan tempat antrian minimal ada garis, minimal ada tanda, sehingga orang itu tidak berdesak-desakan," imbuhnya.

Diketahui bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang akan menerapkan "Jam Malam" dimulai dari tanggal 27 Mei 2020 hinggga 9 Juni 2020, dari jam 21:00 WIB sampai jam 04:00 WIB.

Jam Malam berlaku ditandai dengan pengangkatan bendera start oleh Bupati Pemalang pada mobile patroli Jam Malam.

Berdasarkan Peraturan Bupati No. 26 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Penanggulangan Covid-19 bahwa selama pemberlakuan Jam Malam, warga masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang dilarang beraktivitas di luar rumah termasuk aktivitas usaha, dagang, hiburan maupun aktivitas sosial lainnya.

Pemberlakuan Jam Malam dikecualikan bagi SPBU, SPBE, apotik, rumah sakit, klinik, Puskesmas, hotel ( Tidak termasuk hiburan), expedisi, UP Pasar Pemalang, Sub UP Pasar Buah dan Sayur, karyawan atau karyawati yang pulang atau berangkat kerja pada saat Jam Malam dibuktikan dengan surat tugas atau surat keterangan dari tempat kerja, aktivitas masyarakat yang akan berobat atau mengakses layanan kesehatan ke rumah sakit dan atau aktivitas lainnya yang sifatnya penting dan mendesak.*

Penulis : Fahroji
Powered by Blogger.