Konferensi Pers Bupati Pemalang: "1 warga positif covid- 19, Kabupaten Pemalang Duduki Peringkat ke 2 Pemudik Terbanyak se Jawa Tengah"


JURNALPEMALANG.CO.ID, Pemalang - Raut wajah kekecewaan seorang pemimpin tampak terpancar dari orang nomor satu di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Bagaimana Tidak, Bupati Pemalang yang juga sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid- 19, DR. A. P. H. Junaidi SH., MM., terlihat kecewa pada warga masyarakat yang masih tidak menuruti anjuran, himbauan, peringatan tentang bahaya pandemi corona virus desease 2019. Himbauan untuk tidak bepergian keluar tetapi tetap dirumah, hingga himbauan atau larangan tidak mudik atau pulang kampung pun rajin disuarakan pada warga masyarakat. Namun apalah daya, masih saja banyak warga yang tidak menaati himbauan tersebut.

Dari hasil pantauan Bupati Pemalang, dari bulan Maret hingga tanggal 18 Mei 2020, warga perantauan tercatat ± 90.000 orang yang mudik. Angka tersebut pun mampu membawa Kabupaten Pemalang berada di peringkat ke 2 dengan jumlah pemudik terbanyak se Jawa Tengah. Jumlah tersebut terlihat dari hasil pendataan yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid- 19 dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa atau Kelurahan yang ada di Kabupaten Pemalang.

Disamping itu juga, kondisi tersebut diperparah dengan adanya warga masyarakat yang sengaja berangkat menghadiri kegiatan Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi.

Keterangan Pers Bupati Pemalang mengenai bertambahnya 1 warga yang dinyatakan positif covid- 19 tersebut menambah panjang daftar pasien positif covid- 19 Kabupaten Pemalang. Hal tersebut berdasarkan pelacakan yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid- 19. 4 orang yang dikembangkan menjadi 26 orang ini, menghasilkan 1 orang positif, yakni, inisial S warga Kecamatan Petarukan.

"Kabupaten Pemalang, saat ini berada diperingkat ke 2 dengan jumlah pemudik berjumlah ± 90.000 orang. Selain itu, 1 dari 4 orang warga Kecamatan Petarukan, yang baru pulang dari kegiatan Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi, dinyatakan positif," ungkapnya.

Selain penyampaian tersebut, Junaidi, juga mengungkapkan jika Kabupaten Pemalang akan menerapkan jam malam yang diawali dari pukul 21.00wib hingga 04.00wib. Penerapan tersebut juga masih ada pengecualian tersendiri.

"Pemerintah Kabupaten Pemalang, mulai tanggal 27 Mei mendatang, akan menerapkan jam malam. Tentu saja dengan pengecualian tersendiri," jelasnya.(Dentang)
Powered by Blogger.