Pasien Positif Covid- 19 Di Kabupaten Pemalang, "Nambah 2 Maning" dan satu Pasien PDP Meninggal Dunia


JURNALPEMALANG.CO.ID, Pemalang - Malam sunyi, diselimuti mendung tipis tanpa gemerlap cahaya bintang, nampak melengkapi suasana kegiatan Konferensi Bupati Pemalang H. Junaidi yang juga sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid- 19 Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Orang nomor satu di Kabupaten Pemalang ini nampak tak bisa memancarkan senyuman indahnya manakala mengumumkan bahwa pasien positif Covid- 19 bertambah lagi. Tak hanya pasien yang berstatus warga masyarakat, Junaidi juga mengabarkan jika ada seorang tenaga medis yang terpapar dan berubah menjadi pasien positif Covid- 19.

"Ada kabar yang kurang sedap tentang pandemi covid- 19 di Kabupaten Pemalang. Saat ini pasien positif Covid- 19 bertambah lagi. 1 orang tenaga medis, kemudian yang 1 orang lagi adalah warga masyarakat.", ungkap Bupati Pemalang, (14/5).

Bupati Pemalang yang didampingi oleh Juru bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid- 19, Tetuko., dan juga Kepala RSUD. Dr. M. Ashari, Sunardo., sedikit berat hati mengabarkan adanya tambahan pasien Covid- 19 kepada para awak media. Penambahan jumlah pasien positif / negative Covid- 19, dan PDP tersebut seakan menambah panjang pandemi Corona Virus Desease 2019 di Kabupaten Pemalang.

"Dari awal Bulan Mei hingga saat ini. Tim Gugus Tugas Covid- 19 setidaknya 3 hingga 4 kali ke Laboratorium Kementerian Kesehatan di Kota Semarang atau di Kota Salatiga," terangnya.

Junaidi menyebutkan pula jika ada warga Kabupaten Pemalang yang meninggal dunia berinisial W (20 th) laki-laki berasal dari Kec. Petarukan, namun hasil Swab Testnya belum turun.

"Ada pula seorang warga yang hari ini masuk RSUD Dr. M. Ashari Pemalang, namun tidak rawat inap. Melainkan pulang ke rumah untuk menjalani perawatan mandiri. Namun, alangkah kagetnya kami ketika mendapatkan kabar bahwa pasien tersebut petang tadi meninggal dunia, berinisial W (20 th) laki-laki asal Kec. Petarukan Saat ini sedang dilakukan prosesi pemulasaraan jenazah dan pemakaman sesuai protap Covid-19," jelasnya.(Dentang H)
Powered by Blogger.