Pemdes Kramat, Penuh Semangat Cairkan Dana Bansos


JURNALPEMALANG.CO.ID, Pemalang -  Pagi cerah penuh iringan kicau burung, nampak menjadi penyemangat para warga Desa Kramat, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah untuk  menuju Balai Desa setempat. Kedatangan mereka tak lain adalah untuk menerima pencairan dana bantuan sosial dari Pemerintah. Bantuan Langsung Tunai yakni Dana Desa (BLT DD). Dari hasil pantauan kami di Balai Desa Kramat, 192 Kepala Keluarga tercatat dalam penerima BLT DD yang dicairkan sejak pukul 08.00wib hingga 14.00wib ini. Tak hanya itu, para warga yang tercatat dalam penerima Bansos dari Kabupaten tercatat berjumlah 119 Kepala Keluarga. Sedangkan untuk Bansos dari Kementerian Sosial berjumlah 187 Kepala Keluarga, namun baru dicairkan 87 Kepala Keluarga dan yang 100 Kepala Keluarga adalah data susulan.

Kepala Desa Kramat Rahayu, didampingi Perangkat Desa serta anggota Polres Pemalang dan Kodim 0711 Pemalang, (20/5).

"Alhamdulilah, Hari ini Pemdes Kramat bisa melakukan pencairan dana bansos bagi para warga," ungkap Rahayu, Kepala Desa Kramat.

Dana bantuan sosial yang dicairkan setiap bulan dalam tiga bulan ini, membuat para warga Desa Kramat tampak Sumringah (Gembira.red). Bagaimana tidak. Dana bantuan yang diberikan pada masa pandemi Covid- 19 ini, menjadi harapan baru para warga masyarakat. Harapan bisa dipergunakan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, mempersiapkan "Ubo Rampe" jelang Hari Raya Idul Fitri, hingga persiapan untuk keperluan sekolah.

"Kami bersyukur dan berterima kasih pada warga Desa Kramat yang tertib serta menjaga kondusifitas suasana pada saat pencairan ini. Kami berharap, dana tersebut bisa dipergunakan untuk keperluan yang semestinya selama pandemi covid- 19 ini," katanya.

Ketika ditanya mengenai realisasi protokol kesehatan dalam penanggulangan covid- 19 saat pembagian bansos, Rahayu, menambahkan, pihaknya tetap menerapkan protap covid- 19.

"Dalam pencairan dana bansos ini, kami menerapkan protap covid- 19. Jaga jarak antar Bangku tempat duduk warga, penggunaan masker, penyediaan sabun serta tempat cuci tangan, pengecekan suhu badan, dan juga menyediakan hand sanitizer. Dengan demikian bisa sedikit bisa mengurangi resiko covid- 19," tandasnya, mengakhiri wawancara singkat kami di Balai Desa Kramat. (Dentang / Angela)
Powered by Blogger.