Dinas Sosial Gelar Bintek Tentang Pemutakhiran Data


JURNALPEMALANG.CO.ID, PEMALANG - Dalam rangka mencapai visi dan misi Kab Pemalang tentang penanggulangan permasalahan data kemiskinan agar tepat sasaran, Dinas Sosial KB PP Kab Pemalang melakukan  bimbingan teknis pemutakhiran data  kemiskinan yang ada di wilayah Kecamatan Randudongkal pada hari Selasa (23/06/2020) bertempat di bukit wisata Tangkeban Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari dengan peserta Kasi Kesra dan tim IT desa se-Kecamatan Randudongkal.


Kegiatan ini dilakukan berkoordinasi dengan pmerintah desa terutama Kasi Kesejahteraan. Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( DTKS) bertujuan  untuk sinkronisasi  data kemiskinan yang ada dalam DTKS dengan fakta yang ada di lapangan. Karena  itu  memang perlu diadakan koordinasi dan sinkronisasi, sebab sampai kapanpun yang namanya data ini akan selalu berubah. Data Dinas Sosial tidak sekalipun itu memang sering dimasuki karena memang adanya perbedaan dalam hal ini pemutakhiran data melalui aplikasi guna mengvalidkan data yang ada dengan bimbingan dan koordonasi olehTenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

"Pemutakhiran data berbasis aplikasi diharapkan data-data yang akan datang benar-benar akurat serta dinamis karena data itu juga dinamis," kata Sanusi Kasi PMD Kecamatan Randudongkal.

Hal senada juga disampaikan oleh tenaga kesejahteraan sosial Kecamatan Randudongkal Muhidin bahwa dengan adanya Bintek pemutakhiran data kemiskinan di wilayah desa masing-masing diharapkan bisa menjawab semua permasalahan kemiskinan yang ada dan tidak ada lagi istilah tidak tepat sasaran karena selama ini disinyalir masih banyak warga yang dianggap mampu masih menerima bansos terutama bansos yang dari Kemensos.
Dengan begitu kata dia, hal ini dapat memberi manfaat bagi pelaksanaan penanggulangan kemiskinan, khususnya kontribusi bagi ketetapan data

Sehingga kolaborasi dan kesamaan data antara kabupaten, provinsi dan pusat itu tidak diragukan lagi, dalam hal ini validasi data melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) berbasis aplikasi tersebut bisa diyakini kebenarannya.

Verifikasi dan validasi data, kata Muhidin, itu penting untuk mewujudkan data yang akurat, termutakhirkan dan terintegrasi dalam satu data.

“Dengan demikian akan terwujud ketepatan sasaran penerima manfaat program penyelengaraan kesejahteraan sosial,” ujarnya .(tresna)
Powered by Blogger.