Tetap Belajar Di Masa Pandemi, Siswa SMA PGRI 1 Taman Ikuti Pelatihan Online Pembuatan Aset Animasi 3D Bersama Prodi DKV Politeknik Harapan Bersama Tegal


JURNALPEMALANG.CO.ID, PEMALANG - Di masa pandemi saat ini, pelatihan online menjadi pilihan utama untuk mengembangkan softskill seseorang. Sekretaris Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV)  dan Selaku Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Prodi DKV Politeknik Harapan Bersama Tegal, Dedit Priyono, M.Ds mengatakan pelatihan online tersebut merupakan salah satu bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan bersama siswa-siswi SMA PGRI 1 Taman Pemalang.

Dedit Priyono, M.Ds menjelaskan sebagai program studi baru dan program studi pertama, yang pertama ada di Karesidenan Pekalongan, Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) akan terus berupaya untuk selalu memberikan pelatihan kepada masyarakat (komunitas, siswa, kelompok kerja dan lain-lain) terkait keilmuan DKV. Seperti desain website, animasi 3D/2D, desain media cetak dan sebagaianya.

"Oleh karena kegiatan ini adalah sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi selaku dosen yaitu melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat," kata Dedit

Pelatihan online "Pembuatan Aset Animasi 3D" diikuti oleh siswa-siswi SMA PGRI 1 Taman yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2020, dengan materi dasar tentang 3D menggunakan Software open Source Blender. Materi yang diajarkan adalah tentang Masic Modeling, Basic Texturing, Basic Shading dan Basic Rendering dengan studi kasus pembuatan peti harta karun.

Pelatihan ini dimaksudkan agar siswa-siswi SMA PGRI 1 Taman mempunyai kegiatan positif selama masa belajar dari rumah, serta juga mengembangkan softskill siswa-siswi sebagai salah satu bekal keahlian yang akan dimiliki kedepannya.

Pembina Exkul Komputer Spegesta IT Community SMA PGRI satu Taman, Agus Riyanto, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan online ini benar-benar sangat bermanfaat bagi siswa-siswa SMA PGRI 1 Taman. Dari awal pada saat pendataan siswa-siswa yang akan mengikuti pelatihan online ini, sudah mendapatkan perhatian dan antusias dari siswa, akan tetapi berhubung kegiatan dilakukan secara daring (Online).

"Maka siswa yang akan mengikuti dibatasi hanya untuk siswa-siswi yang memiliki PC/Laptop serta koneksi internet untuk telekonfrensi.Memiliki PC/Laptop serta koneksi internet untuk telekonfrensi," ujar Agus.*

Kontributor : Agus R
Powered by Blogger.