Para Korban Arisan Online Datangi Polres Pati


JURNALPEMALANG.CO.ID, PATI -  Puluhan ibu-ibu korban arisan online rame-rame mendatangi Polres Pati pada Kamis (25/6/2020) kemarin. Mereka akan melaporkan Wid ke kepolisian, owner arisan online karena diduga telah melakukan penipuan.

Sebelumnya, mereka telah mendatang rumah Wid di Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis (25/6) kemarin. Kedatangannya kali ini merupakan yang ketiga kalinya. Namun, menurut mereka tidak pernah ketemu dengan Wid.


Menurut para korban, Wid tidak ada itikad baik, karena sampai kini tidak pernah menemui para korban. Bahkan sejak tanggal 21 Juni kemarin, dia menghilang dan tidak ada kejelasan. Sementara, kedua orang tuanya terkesan lepas tangan atau tidak berbertang jawab. Karena itu, sampai berita ini tayang disinyalir belum ada kejelasan. Mereka juga mendatangi Polsek Dukuseti, sebelum akhirnya melaporkan kasus itu ke Polres Pati.

Menurut infomasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu berawal ketika Wid mengadakan arisan online. Mereka  kemudian memgikuti arisan tersebut. Namun hingga kini, menurut mereka belum ada kejelasan.

"Kami menuntut uang di kembalikan sepenuhnya, kami ingin bertemu dengan Wid selaku owner, kemana uang kami semua, kami harus bertanggung jawab mengembalikan," imbuh salah satu korban yang tak mau disebutkan namanya yang mengalami kerugian Rp 26 juta.

Pada Pukul 14.00 wib para ibu-ibu tersebut tiba di Polres Pati dengan didampingi Ketua LSM KPMP Catur Andi Cahyanto, S.H guna membuat pelaporan dugaan penipuan arisan online (dering) di Polres Pati.

"Saya diminta sebagai kuasa pendamping guna melaporkan dugaan kasus penipuan arisan online, ibu-ibu yang datang hanya sebagian saja untuk mewakili pelaporan di Polres Pati, oleh sebab itu sebagai kuasa pendamping, mengawal dan memantau meminta Kepolisian (Polres Pati) segera menindak lanjuti laporan tersebut, sebab korban mencapai ratusan orang dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah," tandas  aktivis KPMP.(DidiKun@jig)

Editor : Oji
Powered by Blogger.