Gotong Royong, Camat dan Jajaran Muspika Comal Ikut Gali Kuburan Jenazah PDP Corona


JURNALPEMALANG.CO.ID, PEMALANG - Jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona (Covid- 19) berinisal DR (65 th), asal Jakarta yang sempat dirawat di RSU Siaga Medika Pemalang, akhirnya meninggal dunia. Jenazah telah dimakamkan di salah satu tempat pemakaman umum (TPU) desa asalnya wilayah Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2020) siang.

Kapolsek Comal AKP Nana Edy S menyatakan pemakaman PDP tersebut berjalan aman dan lancar. Menurutnya, warga juga turut bergotong royong dalam proses pemakaman tersebut.

"Warga semua menerima tidak ada kendala dan berjalan kondusif, dan warga ikut menggali kubur juga," imbuhnya.


Camat Kec. Comal Fauzan menambahkan bahwa pemakaman ini menggunakan standar protokol Covid-19."Karena yang meninggal ini merupakan PDP dari Jakarta," kata Fauzan ketika ditemui media ini sambil menunggu jenazah tiba sesuai jadwal pukul 14:00 WIB.

Hadir di lokasi pemakaman yaitu jajaran Muspika Comal diantaranya, Kapolsek AKP. Nana Edy S beserta Camat Fauzan, juga anggota Koramil Babinsa beserta Bhabinkantibmas, serta tim Gugus tugas (Covid- 19). Petugas mengingatkan warga yang hadir supaya menggunakan APD lengkap.

Menurut informasi yang dihimpun, DR, asli warga Desa di wilayah Kecamatan Comal,  sebelumnya punya riwayat sakit dalam dan dinyatakan sebagai PDP virus corona setelah dirawat di RSU Siaga Medika Pemalang, dan akhirnya meninggal dunia.

Sementara, menurut Camat Comal Fauzan, beberapa hari lalu Ia datang dari Jakarta ke tempat keluarganya di Comal, dalam keadaan sakit dengan keluhan sesak napas, batuk, dan demam.

"Ia datang dari Jakarta ke tempat keluarganya di Comal, dalam keadaan sakit dengan keluhan sesak napas, batuk, dan demam," kata Fauzan yang didampingi Kapolsek AKP. Nana Edi S dan Dokter Puskesmas Comal dilokasi Pemakaman, pada Kamis (30/7) siang.

Masih kata Fauzan, karena kode etik pihak rumah sakit sekalipun belum diketahui hasil pemeriksaan Swab sehingga DR belum bisa dinyatakan negatif atau posittif virus Corona."Tapi jenazah DR tetap dimakamkan secara Covid," tandasnya.*

Laporan : Rae Kusnanto.
Powered by Blogger.