Sedang Viral Di Pemalang, Bukit Igir Kandang


JURNALPEMALANG.CO.ID, Pemalang - Buncak Igir Kandang adalah tempat wisata yang saat ini sedang viral di media sosial, walaupun baru dibuka, sudah banyak wisatawan datang di obyek wisata ini. Letaknya yang di puncak gunung Slamet membuat suasana mempesona. Karena dari tempat ini kita bisa memandang ke segala arah dengan panorama alam yang indah. Tempat wisata yang viral ini berada di Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten  Pemalang.

Menurut Kepala Desa (Kades) Clekatakan Sutrisno ketika ditemui di lokasi pada Kamis (2/7/2020), obyek wisata itu dibangun dengan keniatan meningkatkan potensi wilayah di Kabupaten Pemalang. Dia menemukan ide membuat wisata alam dengan memanfaatkan lahan bengkok desa.

Wisata alam yang dinamakan Bukit Igir Kandang ini menurut Sutrisno, tempat yang paling tepat untuk melaksanakan kegiatan tentang wisata alam, seperti camping dan lain-lain.

"Selain tempat dan kondisi, ke-indahan pemandangan di Igir Kandang sangat mendukung," kata Sutrisno saat ditemui di wisata Bukit Igir Kandang.

Dengan tiket masuk yang bisa dikatakan dapat dijangkau semua kalangan, pengunjung bisa menikmati keindahan alam di ketingiang 1300 meter dari permukaan laut.

Karena baru beberapa minggu lalu Bukit Igir Kandang dibuka, Sutrisno masih fokus dengan pembuatan fasilitas Umum, yakni,  Toilet, Musolah, dan lampu penerang jalan.

"Toilet rencana membuat 16 titik, sementara yang sudah jadi ada 6," katanya.

Tidak hanya itu, kedepan di obyek wisata tersebut, kata Sutrisno akan dibuat wahana edukasi, termasuk edukasi pertanian, agrikultur, dan Sport center. "Agar pengunjung juga bisa olah raga,9" imbuhnya.

Sesuai dengan visi dan misi Kecamatan Pulosari dengan keinginan bupati dan Forkopimda Pemalang, menyepakati Kecamatan Pulosari menjadi destinasi wisata.

"Untuk secara letak geografis, Desa Clekatakan tepatnya di Lereng Gunung Slamet, yang setiap tahunya bunyi/letupan, reaktif, aktif. Sutrisno selalu menghimbau agar senantiasa berhati-hati tentang keselamatan pengunjung dan warga," pandasnya. (Sasongko)
Powered by Blogger.