Peringati HUT RI Ke 75, Danrem 071/Wijaya Kusuma Serahkan Kunci Bedah Rumah RTLH di Pemalang

Danrem 072/Wijaya Kusuma Kolonel Inf. Dwi Lagan Safrudin menyerah kunci bedah rumah RTLH secara simbolik kepada ibu Tuminah, Minggu (16/8/2020).

JURNALPEMALANG.CO.ID, PEMALANG - Danrem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Inf. Dwi Lagan Safrudin melakukan serah terima sekaligus meresmikan  rumah  hasil program bedah rumah RTLH ( Rumah Tidak Layak Huni) di Desa Klareyan, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang pada Minggu (16/8/2020) pagi. Kunci rumah secara simbolik diserahkan kepada Tuminah (57 th) yang rumahnya mendapat bantuan bedah rumah RTLH.


Danrem 071/Wijaya Kusuma kepada awak media mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk kepedulian pimpinan TNI Angkatan Darat terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 75.

Kepala Desa Klareyan Wiharyo saat memberikan kata sambutan.

" Ini merupakan kepedulian  dari  pimpinan kita Angkatan Darat terhadap masyarakat yang memang betul-betul membutuhkan dalam rangka peringatan kemerdekaan 17 Agustus yang ke 75 beliau memberikan beberapa bantuan bentuk bedah rumah RTLH dibeberapa titik salah satunya ya di sini di Desa Klareyan di rumah Tuminah (58 th)," kata Danrem.071/Wijaya Kusuma Kolonel Inf. Dwi Lagan Safrudin.


Ia menjelaskan, program itu juga dalam rangka sebagai tugas kewilayahan yang akan selalu membantu kesulitan masyatakat yang betul-betul membutuhkan bantuan dari pihak TNI maupun kesatuan-kesatuan terkait.

Danrem berharap program tersebut bisa memberikan manfaat yang cukup besar pada masyarakat umumnya dan khususnya bagi Tuminah pada program bedah rumah itu.

" Seperti kita ketahui bersama beliau tinggal sendiri, tidak ada keluarga, tidak ada sanitasi ya rumahnya juga cukup memperihatinkan, dengan dengan adanya bedah rumah RTLH ini kami berharap bahwa rumah tersebut akan memberi manfaat bagi bu Bu Tuminah sehingga beliau hidup layak, rumahnya mempunyai sanitasi dan tentunya diberikan kesehatan, " ujarnya.

Danrem juga mengajak kepada masyarakat harus saling mengingatkan, harus selalu melaksanakan 3 M yaitu memakai masker, memcuci tangan dan menjaga jarak.

"Ini harus ada kesadaran dari masyarakat, kalau hanya diperintah !, diperintah !, diperintah dan diperintah, tiada ada kesadaran, hal itu tidak akan bisa berjalan dengan baik, masyarakat harus saling mengingatkan termasuk kalian awak media  juga harus mengingatkan kepada masyarakat untuk memiliki kesadaran dalam rangka membantu pemerintah untuk memerangi Covid-19 ini," pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Klareyan Wiharnyo menyampaikan ungkapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Tuminah (57 th).

Sementara Tuminah, ketika ditemui Jurnal Pemalang mengatakan, dirinya merasa senang mendapat bantuan dari TNI. Ia juga megungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu dirinya yang hidup sebatang kara.

" Nggih seneng mas angsal bantuan, matur nuwun sanget  klae bapak-bapak tentara (Ya, senang mas, terima kasih kepada bapak-bapak tentara yang sudah membantu),"  kata Tuminah dengan suaranya yang kecil.

Diketahui bahwa beberapa waktu lalu, rumah Tuminah (57) yang berada di RT. 01/RW. 03 Dusun Sampel, Desa Klareyan, mendapat bantuan bedah rumah dari pimpinan TNI Angkatan Darat melaui Korem 071/Wijaya Kusuma dan Kodim 0711/Pemalang.

Sementara itu, dalam  program bedah rumah dari TNI tersebut juga mendapat sumbangan dari Komunitas Hanya Memberi Tak Harap Kembali (HMTHK) berupa keramik yang telah terpasang dan peralatan rumah tangga seperti kompor gas, panci, ember dan lain sebagainya.*

Reporter : Fahroji
Powered by Blogger.