PPS Kelurahan Petarukan Gelar Uji Publik


JURNALPEMALANG.CO.ID, PETARUKAN - Sabtu (19/09/20) sore pukul 15.00 WIB Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Petarukan menggelar uji publik yang dihadiri oleh Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), Pengawas Kelurahan Desa (PKD), Sekretariat Kelurahan Petarukan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Petarukan.

Kegiatan uji publik ini berlangsung selama sepuluh hari mulai tanggal 19 – 28 September 2020, dimana selama kegiatan ini seluruh elemen masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Petarukan dan mempunyai hak pilih tapi belum terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) bisa melaporkan diri lewat Tomas, Toga maupun langsung ke PPS Kelurahan Petarukan. Masyarakat bisa melihat daftar namanya di DPS wilayah masing-masing tempat tinggalnya yang telah ditempelkan di tempat umum yang mudah dibaca. DPS merupakan hasil dari Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang.

Semua Togas dan Tomas yang hadir dipastikan untuk menerima form tanggapan Model A.1.A-KWK dan DPS. Yang masuk dalam form tanggapan adalah pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), pemilih ubah data serta pemilih baru yang kemarin belum masuk dalam tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). 

"DPS bisa digandakan dan diperbanyak, dalam DPS dicek datanya apabila ada data yang keliru bisa diperbaiki dan masuk dalam Form Tanggapan," kata Agus Ulin Nuha selaku Ketua PPS Kelurahan Petarukan.

Kundoyo selaku perwakilan Sekretariat Kelurahan Petarukan menekankan selama kegiatan uji publik tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan karena situasi pandemi covid-19 belum berakhir, selalu menerapkan 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan pakai sabun). Jaga selalu keamanan, persatuan dan kesatuan tutupnya.

Roy Triadi yang mewakili PPK Kecamatan Petarukan menyampaikan pesan Jangan sampai ada temuan masyarakat yang mempunyai hak pilih tapi tidak didata, penyelenggara pemilu selalu jaga kode etik dan netralitas.*

Kontributor : Agus Ulin Nuha

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMENTAR DENGAN BIJAK DAN SESUAIKAN DENGAN TEMA PEMBAHASAN

Powered by Blogger.