Diduga Santan Kemasan Kadaluarsa, Warga Desa Tlagasana Alami Keracunan

 


JURNALPEMALANG.CO.ID, WATUKUMPUL - Diduga karena memasak dengan mengunakan santan kelapa kemasan yang sudah kadaluarsa sembilan  orang mengalami keracunan di Desa Tlagasana Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Rabu  (17/11/2020).

Menurut Ridwan, Kepala desa Tlagasana, peristiwa keracunan itu  terjadi saat makan siang  sekitar Jam 13.00 WIB, di salah satu rumah warga yang sedang membangun rumahnya di RT. 11/04 Dusun Mundong.



“Saat jam makan siang mereka makan bersama dengan lauk sayur nangka yang dimasak menggunakan santan, begitu selesai makan mereka merasakan mual dan pusing,”  kata Ridwan.

Melihat kondisi warganya yang merasakan pusing dan mual, oleh perangkat desa dibawa ke Puskesmas Watukumpul untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan, kemudian warga  mencari-cari apa sebenarnya yang meracuni.” lalu ditemukanlah kemasan santan yang isinya sudah digunakan untuk memasak, setelah di lihat  bungkusnya, teryata sudah kadaluarsa, mungkin itulah yang menyebabkan mereke keracunan," ungkap  Ridwan.

Ada sembilan orang yang mengalami keracunan. Saat ini, enam  orang masih menjalani perawatan. "Laporan terbaru,  tiga sudah pulang, mudah mudahan tidak ada tambahan lagi," ucap Ridwan.

Dari Sembilan warga yang keracunan yaitu  Khomsatun ( 26), Kaga Khairani ( 6,5 ), Nafis Irnarni (6,5), Suci, (26), Mausupah (15), Dasmi (50) dan Munawaroh (25) .”Kalau yang ikut kerja banyak karena di desa kami masih ada budaya gotong-royong, namun yang keracunan ada sembilan orang,” ujarnya. 

“Dengan adanya kejadian  ini Kepada warga masyarakat Desa Tlagasana, Saya  menghimbau  agar berhati-hati saat membeli makanan kemasan, dilihat masa kedaluarsa. agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Lihat dan cermati tanggal kedaluarsanya," tandasnya.

 IPTU Dibyo Suryanto Kapolsek Watukumpul saat dihubungi lewat aplikasi  WhatsApp, membenarkan adanya kejadian keracunan di Desa Tlagasana,  mendengar laporan itu, anggota pun membantu proses evakuasi korban, pihak kepolisian pun  melakukan penyelidikan, walaupun dalam hal ini pihak korban maupun aparat desa tidak melaporkan ke Polisi.(tris)


Post a Comment

SILAHKAN BERKOMENTAR DENGAN BIJAK DAN SESUAIKAN DENGAN TEMA PEMBAHASAN

Powered by Blogger.