Doni Akbar, SE : Membangun Indonesia Maju Memerlukan Komitmen Kebangsaan Yang Kuat


JURNALPEMALANG.CO.ID, PEMALANG - Membangun Indonesia maju memerlukan Komitmen Kebangsaan Yang Kuat.Hal itu disampaikan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Doni Akbar dalam sosialisasi tentang empat pilar kebangsaan yang digelar di Pendopo Desa Banyumudal, Kecamatan  Moga, Kabupaten Pemalang pada Rabu (18/11/2020) dari pukul 13.WIB sampai pukul 16:00 WIB.


Doni Akbar memaparkan, Indonesia memiliki fondasi yang dikenal dengan istilah empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar tersebut telah menjadi sejarah perjalanan bangsa Indonesia, dan menjadi komitmen kebangsaan yang harus terus ditingkatkan.



"Sejarah perjalanan bangsa dan negara ini menjadi bukti bahwa Pancasila, NKRI merupakan hasil dari suatu kesepakatan untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara,” kata Doni Akbar saat menjadi pembicara pada sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI.


Lebih lanjut Doni Akbar anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) X Jateng itu  mengatakan, bahwa saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada berbagai tantangan bangsa, yakni masalah kemiskinan, stunting, radikalisme, terorisme, intoleransi, anti NKRI, anti Pancasila, bahkan anti terhadap pemerintah yang sah. Untuk itu, permasalahan tersebut harus dapat diatasi melalui teologi kerukunan yang tidak hanya damai, tetapi juga saling membantu.



“Yang harus dibangun oleh seluruh entitas bangsa ini adalah teologi kerukunan, keinginan untuk selalu rukun dan juga memiliki kemampuan untuk merukunkan. Teologi kerukunan adalah teologi bukan hanya berdampingan secara damai tetapi juga saling menolong, saling membantu, dan saling mendukung,” tegas Doni Akbar.


Pemerintah, lanjut Doni Akbar, telah menetapkan lima program prioritas menuju Indonesia maju yaitu pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi. Program pembangunan sumber daya manusia, menjadi poin utama dalam penyelenggaraan Riding Empat Pilar Kebangsaan MPR RI ini.


“Kemajuan suatu bangsa tidak bisa dilepaskan dari sumber daya manusia yang unggul sebagai kuncinya, sumber daya manusia Indonesia harus sehat cerdas berdaya saing tetapi juga berakhlak mulia,” paparnya.


Sementara Kepala Desa (Kades) Banyumudal  Ali Muhtamar dalam sambutannya mengungkapkan, pentingnya menumbuhkan dan menanamkan nilai-nilai empat pilar tersebut kepada masyarakat agar mereka timbul kesadaran dalam melaksanakan  nilai luhur pancasila.Ia juga mengucapkan terima kasih kepada anggota dewan dari Farksi Golkar yang telah memberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan.


Acara sosialisasi tentang empat pilar kebangsaan itu diikuti oleh 150 peserta yang meliputi para kader Golkar, tokoh masyarakat,  tokoh agama dan perwakilan dari tokoh pemuda setempat. (Fahroji)

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMENTAR DENGAN BIJAK DAN SESUAIKAN DENGAN TEMA PEMBAHASAN

Powered by Blogger.