Kegiatan Posyandu Di Desa Pegundan Patuhi Protokol Kesehatan

JURNALPEMALANG.CO.ID, PETARUKAN - Kegiatan Posyandu di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pegundan, Nurbaniyati mengatakan petugas Posyandu adalah kader PKK di tiap-tiap dusun. Dalam pelaksanaannya, petugas menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bagi ibu-ibu yang datang untuk memeriksakan bayi atau anak balitanya ke Posyandu, selain dilakukan penjadwalan guna menghindari kerumunan, mereka juga wajib mengenakan masker.

Menurut dia kegiatan Posyandu kali ini diperuntukan bagi warga yang berdomisili di Dusun 2. Adapun lokasinya bertempat di balai desa. Sedangkan 3 dusun lainnya yang ada di desa tersebut, dilaksanakan di dusun masing-masing sesuai jadwal yang ditentukan.

"Kegiatannya meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran lingkar kepala pada bayi maupun anak balita yang tujuannya untuk mengetahui kemungkinan adanya stunting," tutur Nurbaniyati selaku Ketua TP PKK yang juga menjabat Kaur TU Desa Pegundan saat ditemui disela kesibukannya melakukan kegiatan Posyandu di balai desa, Selasa (9/3/2021).

Nurbaniyati mengakui kegiatan Posyandu ini memang sebelumnya sempat vakum sekira 10 bulan akibat Pandemi dan kembali bergulir mulai Januari 2021 lalu sampai sekarang. Selama tidak ada kegiatan Posyandu, bayi dan anak balita di desanya tetap mendapatkan layanan kesehatan secara gratis melalui program Imunisasi. Program Imunisasi itu dipusatkan di Klinik Desa Taman Sidampolis di Desa Pegundan yang dilakukan secara bergantian untuk mencegah terjadinya kerumunan.

"Kegiatan Posyandu dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Tadinya (kegiatan Posyandu) tidak dilaksanakan selama kurang lebih 10 bulan, sejak Maret 2020 lalu. Artinya tidak ada penimbangan berat badan pada bayi dan anak balita, hanya pemberian imunisasi saja," ujar Nurbaniyati yang juga istri Kepala Desa Pegundan, Sutrisno.

Lanjut dia, kegiatan Posyandu adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat. Hasil dari kegiatan tersebut nantinya akan dibuatkan laporan, yang diantaranya meliputi data berat badan bayi dan tinggi badan balita. Termasuk pembuatan Kartu Keluarga (KK) baru bagi ibu-ibu yang baru melahirkan.  (*).

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMENTAR DENGAN BIJAK DAN SESUAIKAN DENGAN TEMA PEMBAHASAN

Powered by Blogger.