Doni Akbar, SE Kembali Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Bodeh, Pemalang


JURNALPEMALANG.CO.ID, BODEH - Doni Akbar, SE anggota MPR/DPR dari Fraksi Golkar kembali mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada konstituennya di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Sabtu 20 Maret 2021.


Doni Akbar mengatakan, Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus disosialisasikan agar terpatri dalam kehidupan masyaraka.



"Empat Pilar Kebangsaan yang biasa disebut Empat Konsensus Dasar Bernegara merupakan satu kesatuan nilai gerak dari berbangsa dan bernegara yang terus dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar terpatri dalam diri dan benak masyarakat serta kehidupan mereka," kata Doni Akbar, SE di depan peserta sosialisasi.


Lebih lanjut Doni mengungkapkan, Empat Pilar Kebangsaan merupakan salah satu acuan penting yang terus disampaikan kepada masyarakat untuk dijadikan sebagai landasan pikir dan gerak.



"Oleh karena itu, kematangan berpikir dalam memahami konsep Empat Pilar Kebangsaan menjadi dasar dari kelembagaan masyarakat dalam bersosialisasi sehingga tidak menjadi antipati dalam perubahan atau menjadi penonton di tengah perubahan, melainkan dapat mengambil peran strategis dalam perubahan tersebut," ujar dia anggota MPR dari Fraksi Golkar yang berasal dari Dapil X Jateng ini.


Doni menjelaskan, sosialisasi tersebut perlu dilakukan secara rutin sebagai upaya untuk menyampaikan nilai-nilai dari berbangsa dan bernegara.


Dengan demikian dalam perjalanannya, kata dia, tidak ada lagi kesalahpahaman dalam berbangsa dan bernegara yang sangat kompleks karena hadangan dari perubahan zaman yang melibatkan teknologi informasi serta bergerak begitu cepat, sehingga sangat mudah untuk mengetahui perkembangan zaman dari waktu ke waktu.


Menurut Doni, masyarakat Indonesia dengan kultur yang kuat perlu menjadi ciri dan corak khas dalam bergaul dengan perubahan zaman tersebut, sehingga NKRI dapat menjadi tempat yang aman dan ramah bagi siapa saja yang datang.


"Ajaran tentang toleransi, tenggang rasa, dan kegotongroyongan harus menjadi landasan pergaulan agar tidak terjadi inharmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat," ucap Doni.


Terkait dengan hal itu, ia mengungkapkan, modal utama dari Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan adalah tercapainya rujukan yang baik bagi masyarakat dalam menghadapi segala bentuk perubahan.


Doni berharap, sosialisasi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap cara pandang masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Desa Muncang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang pada Sabtu 20 Maret 2021 tersebut diikuti 150 orang yang berasal dari desa setempat dan sekitarnya.(Fahroji)

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMENTAR DENGAN BIJAK DAN SESUAIKAN DENGAN TEMA PEMBAHASAN

Powered by Blogger.