Wabup Pemalang Mansur Hidayat Tinjau Lokasi Bencal Tanah Gerak di Majakerta

JURNALPEMALANG.CO.ID, PEMALANG - Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat melakukan kunjungan kerja (Kunker) 
dengan   meninjau Wilayah rawan bencana alam (Bencal) tanah longsor/tanah gerak di dukuh Penusupan Desa Majakerta Kecamatan Watukumpul, Kamis (1/4).

Dalam Kunker Wabup Pemalang yang baru ini selain meninjau lokasi Bencal yang mengakibatkan beberapa pemukiman warga nyaris roboh dan rusak parah akibat  bencal tanah gerak. Mansur juga meninjau lokasi untuk pemasangan alat
alat deteksi / detektor pergerakan tanah yang akan diusulkan ke BPBD Pusat termasuk usulan terkait relokasi  pemukiman warga yang terdampak Bencal yang terjadi baru-baru ini agar mereka bisa tinggal dengan aman dan nyaman.

"Nanti kita data dengan Pemdes Majakerta siapa nama dan rumahnya yang terdampak bencal yang perlu  kita usulkan ke BPBD pusat untuk direlokasi ketempat yang lebih aman," ujarnya.

Wabup juga menghimbau kepada masyarakat agar melakukan evakuasi maupun segera meninggalkan pemukimannya untuk mengatisipasi terjadinya korban jiwa manakala terjadi bencal susulan mengingat saat ini masih terjadi turun hujan dengan intensitas tinggi.

Dijelaskan Mansur terkait pemasangan alat deteksi bencal maupun pengadaan alat EWS body system tersebut untuk bisa mengetahui secara dini kejadian bencal tanah gerak/longsor. 

Alat ini bisa membaca dan memberi tanda/bunyi manakala terjadi turun hujan yang terus menerus dan mencapai intensitasnya sampai  tujuh puluh milimeter per jam otomatis alat itu berbunyi, bunyi sirene pertama, itu artinya warga harus bersiap-siap untuk waspada dengan menyelamatkan diri dan alat ini  akan kembali berbunyi sirene kedua warga harus segera meninggalkan rumahnya karena menandakan kondisi yang sangat bahaya. Nanti kita ada titik kumpulnya dimasjid maupun tempat evakuasi  yang lebih aman  Sehingga dengan alat ini nanti ke depan diharap bisa  membantu warga lebih awal, lebih safety, lebih aman dari musibah bencal jelas Mansur. 

Lanjut Mansur untuk penanganan kedepan lokasi rawan bencal ini akan dilakukan penanaman pohon keras atau Rumput yang akarnya kuat dengan kedalaman  bisa sampai tiga meter lebih. 

Diakhir Kunkernya Wabup pihaknya berpesan kepada warga setempat agar tetap  waspada dengan kondisi hujan yang masih berlangsung.Dan bagi warga yang rumahnya nyaris roboh sebaiknya sementara mengungsi di tempat saudaranya.

 "Untuk lebih aman maupun di lòkasi penampungan pengusi/posko korban Bencal yang disediakan BPBD Pemalang sambil menunggu penanganan dari Pemerintah," pungkas Mansur.(Maskhin)

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMENTAR DENGAN BIJAK DAN SESUAIKAN DENGAN TEMA PEMBAHASAN

Powered by Blogger.