Iklan

terkini

Iklan

Cloud Hosting Indonesia

Bernyanyi di Tengah Jalan Berlubang.. "Kami Hanya Ingin Menghibur Pengguna Jalan dan Menagih Janji Sang Pembuat Kebijakan"

23/02/22, 22:10 WIB Last Updated 2022-02-24T01:14:39Z


JURNALPEMALANG.CO.ID - Sekelompok anak muda yang tergabung dalam Komunitas Seniman Jalanan Petarukan, Rabu (23/02/2022) sore, berlokasi di jalan perbatasan Desa Pegundan - Klareyan  menggelar sebuah kegiatan yang unik. Mereka memainkan musik serta menyanyikan beberapa lagu namun komunitas ini unjuk kebolehan di tengah jalan. Namun para pengguna jalan tidak merasa terganggu bahkan serasa sedikit terhibur dengan aksi mereka. 

Aksi mereka dilakukan persis di tengah jalan yang berkubang air. Dari pantauan dilapangan, aktivitas komunitas tersebut memang tidak membuat jalanan menjadi macet karena para pengguna jalan tetap bisa melewati jalan tersebut di sisi sebelah kiri ataupun kanan. 

Sebuah Keyboard serta seorang penyanyi dengan lantangnya menyanyikan beberapa lagu. Toto (28 th), setelah selesai memainkan beberapa lagu  mengatakan, dirinya ingin menghibur pengguna jalan. "Kami ingin menghibur para pengguna jalan yang melewati sepanjang jalan Pegundan - Klareyan," ujarnya. 



"Para pengguna jalan sudah sangat capek melewati jalan yang penuh lubang ini, maka dari itu kami berinisiatif untuk menghibur dengan harapan bisa sedikit mengurangi kejenuhan para pengguna jalan," tambahnya.

Elo, koordinator komunitas tersebut juga menambahkan, dirinya berkeinginan berikan pesan pemerintah."Kami juga ingin memberikan pesan kepada sang pemangku kebijakan dalam hal ini Bupati dan Wakil bupati Pemalang, yang mana dalam janji kampanye salah satunya program 100 hari jalan-jalan di Pemalang akan mulus, halus dan cantik. "Namun sudah satu tahun ini, jalan-jalan di Kabupaten Pemalang malah makin parah tidak hanya di Pegundan dan  Klareyan saja," tegasnya.

Begitu juga dengan salah seorang sopir yang melewati jalan tersebut.Roni (40 th), sopir yang membawa elpiji mengeluhkan dengan kondisi jalan yang rusak parah. "Capek mas, terus terang kami juga kehilangan banyak waktu dalam mengirimkan pasokan kepada pangkalan. Saya mohon agar kondisi jalan seperti ini segera bisa diperbaiki," tandasnya sambil mengemudi berjalan pelan-pelan.

Sementara itu, Kepala DPU-TR Pemalang Mohammad Soleh saat dihubungi beberapa media mengatakan, tahun ini dipastikan ruas Jalan Raya Pegundan - Klareyan akan diperbaiki.

"Karena keterbatasan anggaran, ruas Jalan Petarukan - Klareyan tahun 2022 ini dialokasikan anggaran lewat Pokok Pikiran (Pokir)  dewan (DPRD) Rp. 200 juta," jawab Mohammad Soleh melalui pesan WhatsApp.

Mohammad Soleh juga belum membeberkan kapan pelaksanaan perbaikan ruas jalan tersebut. Yang jelas, dengan keterbatasan anggaran dipastikan tidak seluruhnya ruas jalan yang rusak parah itu dapat tertangani.(yus)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bernyanyi di Tengah Jalan Berlubang.. "Kami Hanya Ingin Menghibur Pengguna Jalan dan Menagih Janji Sang Pembuat Kebijakan"

Terkini

Iklan